Dengan adanya pendidikan berkarakter, seharusnya dapat terbangun kecerdasan nasional dan etika masyarakat.
Demikianlah sepenggal isi pidato salah seorang peserta Lomba Pidato Kependidikan antarsiswa dan mahasiswa yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNP, Sabtu (16/5). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Perkuliahan Lantai 2 Gedung Laboratorium Teknik Pertambangan TB-04. Bertemakan Wajah Pendidikan Indonesia, 19 orang peserta lomba menyampaikan pidatonya di depan dua orang juri secara bergantian.
Indonesia telah mengalami penurunan moral, sehingga terjadi beberapa budaya yang tidak sewajarnya ada, seperti narkoba, tawuran, dan korupsi oleh pejabat tinggi. "Ini adalah tugas generasi muda untuk memperbaikinya," lantang Anisa Nasution, siswa SMK N 1 Sumatra Barat saat menyampaikan pidatonya. Dengan adanya pendidikan berkarakter, seharusnya dapat terbangun kecerdasan nasional dan etika masyarakat. "Tumbuhkan kebiasaan terpuji yang sesuai dengan sila-sila pancasila," tegasnya lebih lanjut.
Menteri Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa BEM UNP, Ridha Annisa Azed sekaligus penganggung jawab acara menjelaskan bahwa lomba ini merupakan salah satu dari tiga rangkaian acara yang telah ada. Lomba Pidato dan Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Siswa yang diadakan pada hari ini dan Talkshow Pendidikan Nasional yang diselenggarakan pada hari Minggu (17/5). "Acara dibuat dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional," jelas Ridha.
Dengan mempertimbangkan bahasa yang digunakan, isi pidato dan penampilan peserta, nantinya akan dipilih juara I, II, dan III pemuncak lomba pidato antarsiswa. Begitu pula dengan pemuncak lomba pidato antarmahasiswa. Para pemuncak dipilih langsung oleh Zulfadhli, S.S., M.A., Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni UNP dan Muspardi Koga, Mantan Wakil Presiden BEM UNP Periode 2010 selaku juri lomba tersebut.
Penulis: Juliana Murti
Editor: Wici Elvinda Rahmaddina
Komentar (0)