Nama saya Christantius Dwiatmadja, dan sehari-hari menjadi dosen di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Begitulah assessor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ini memperkenalkan dirinya pada agenda wawancara dengan mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) dalam rangka visitasi akreditasi, di Ruang Sidang Senat UNP, Jumat (8/5). Mahasiswa yang hadir merupakan perwakilan dari unit kegiatan mahasiswa dan organisasi mahasiswa selingkungan UNP.
Pada pertemuan ini, ada beberapa hal yang ditanyakan oleh Christantius kepada mahasiswa, seperti prestasi apa saja yang pernah diperoleh, alasan kenapa memilih kampus UNP, mahasiswanya berasal darimana saja, apa visi UNP, dan bagaimana cara mahasiswa dalam mewujudkan visi tersebut yang juga dikaitkan dengan nilai TOEFL, serta beberapa pertanyaan lainnya. Pertanyaan-pertanyaan tersebut berkaitan dengan isi borang akreditasi. Misalnya, Christantius menanyakan daerah asal mahasiswa, karena dalam borang akreditasi dinyatakan bahwa mahasiswa UNP berasal dari 29 provinsi di Indonesia.
Diakhir pertemuan, Christantius berpesan kepada mahasiswa UNP untuk mulai mengasah soft skill terutama dalam berbahasa Inggris. Karena untuk mewujudkan visi UNP menjadi universitas unggul di kawasan Asia Tenggara, mahasiswanya harus pandai berbahasa Inggris dengan bagus. "Mahasiswa harus bekerja keras mulai dari sekarang dan memotivasi diri untuk mencapai cita-cita diri dan cita-cita kampus," tutupnya.
Penulis: Fitri Aziza
Editor: Novarina Tamril
Komentar (0)