Ikatan Mahasiswa Pesisir Selatan (IMAPESS) Universitas Negeri Padang (UNP) bekerja sama dengan International Young Business Community mengadakan Seminar Bisnis Internasional 2015, di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan UNP, Minggu (19/4). Seminar itu mengundang empat pengusaha muda dari negara-negara ASEAN sebagai pemateri, yaitu Darunbhop Puangsombat dari Thailand, Le The Hien dari Vietnam, Oun Batham dari Kamboja, dan Rizki Adam dari Indonesia.
Seminar yang bertema "Be Young International Enterpreneur??? Why Not!!" itu dihadiri oleh Staf Pembantu Rektor III UNP, Drs. Williardi Rasyid M.Pd., Dewan Pembina IMAPESS UNP, Drs. Esy Maestro, M.Sn., dan Dr. Akmal, S.H., M.Si., sebagai sesepuh IMAPESS.
Dalam sambutannya, Akmal mengatakan masyarakat harus bisa menggali produk unggulan dari daerah masing-masing yang bisa dijadikan usaha. Sebab, ke depannya dunia akan bertarung di bidang komparatif dan kompetitif. Kompratif adalah pertarungan dengan mengandalkan produk unggulan dari tiap-tiap daerah. Sedangkan, kompetitif adalah pertarungan di bidang teknologi, produk yang dijual harus diberikan sentuhan-sentuhan teknologi agar dapat bersaing di tingkat internasional. "Anda harus sensitif dalam membaca keunggulan-keunggulan daerah. Keunggulan daerah itu harus kita jual, dan kita berikan sentuhan-sentuhan," ungkapnya.
Ketua IMAPESS, Toni Yunianto, mengatakan bahwa tujuan seminar tersebut adalah menumbuhkan jiwa berwirausaha masyarakat Indonesia. Menurut Toni, saat ini peluang untuk menjadi pegawai negeri sangat susah, sedangkan tamatan perguruan tinggi semakin lama semakin banyak. "Makanya kita angkatkan acara ini dengan mendatangkan pemateri internasional agar semangat berwirausaha bisa tumbuh," kata Toni saat ditemui di sela-sela seminar.
Toni pun berharap seminar yang dihadiri sekitar 250 peserta itu dapat membuat pesertanya termotivasi untuk berwirausaha. "Jadi, pemikiran orang itu tidak hanya menjadi pegawai negeri lagi," kata mahasiswa Jurusan Teknik Elektro ini.
Penulis: Yola Sastra
Editor: Rizka Wahyuni
Komentar (0)