Mengusung tema Bangkitkan Semangat Mahasiwa UNP Menjadi Peneliti yang Kreatif dan Inovatif, Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (PPIPM) UNP mengadakan pembukaan acara Gerakan Mahasiswa Peneliti (Gemapi) di Teater Tertutup Fakultas Bahasa dan Seni UNP, Minggu (12/4). Dalam acara Gemapi ini terdapat dua kegiatan, yaitu seminar yang langsung diadakan setelah pembukaan dan bimbingan yang akan dijadwalkan oleh panitia.
Selaku Ketua Pelaksana, Gesda Fernanda Aziz, dalam sambutannya mengatakan tujuan acara ini adalah agar mahasiswa bisa membuat suatu ide kreatif tentang sebuah penelitian yang baik dan benar. Gesda menambahkan Gemapi ini diikuti sekitar 224 peserta."Peserta seminar tidak hanya dari UNP tetapi juga dari universitas lain," jelasnya.
Ketua PPIPM, Khoirul Ihwanudin, menyampaikan bahwa PPIPM sebagai unit kegiatan mahasiswa di bidang keilmiahan dan penelitian, akan memberikan wadah kepada seluruh mahasiswa UNP untuk belajar mengenai penelitian karya tulis ilmiah. "Mudah-mudahan dengan memahami karya tulis ilmiah dan penelitian, hal ini bukan lagi sesuatu yang menakutkan melainkan menjadi suatu hobi untuk kita lakukan," ungkapnya.
Acara tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Lembaga Penelitian (Lemlit) UNP, Drs. Yushamdi yang mewakili kepala Lemlit UNP. Menurut Yushamdi, selama ini terlambatnya tamat mahasiswa salah satunya adalah karena menyelesaikan skripsi dan tugas akhir yang cukup lama. Kendalanya adalah sering mengkambinghitamkan suatu objek seperti dalam mencari judul. "Hendaknya mahasiswa juga dapat bersikap jujur dalam meneliti," pesannya.
Gemapi menghadirkan seorang Dosen Sosiologi UNP, Ike Sylvia, S.Ip., M.Si. sebagai pemateri. Dalam materinya, Ike menjelaskan jika terjadi ketimpangan antara yang ideal dengan kenyataan maka timbul masalah, dan di sanalah penelitian dapat dilakukan untuk mencari kebenaran secara ilmiah.
Ike juga memaparkan beberapa hal yang harus dipikirkan sebelum memulai penelitian. Pertama, penulis harus mengetahui apa yang menjadi masalah untuk diteliti, dalam hal ini masalah harus bersifat researchable (teoritis yang dapat dipecahkan). Kedua, seberapa penting masalah tersebut untuk diteliti. Ketiga, bagaimana penelitian tersebut akan dilakukan, selanjutnya tentukan kapan waktu penelitian, dan yang terakhir sumber daya apa yang diperlukan untuk penelitian tersebut.
Penulis : Resti Febriani dan Kurniati Rahmadani
Editor : Novarina Tamril
Komentar (0)