Bertujuan untuk menjalin silaturahim, Lembaga Kajian Islam Al-Mustanir (LKI-M) berkunjung ke Sekretariat Surat Kabar Kampus Ganto Universitas Negeri Padang (UNP) pada Jumat (27/3).
Kepada Ganto Ketua Umum LKI-M, Imam Ali Satria menuturkan bahwa LKI-M merupakan sebuah lembaga eksternal universitas yang tidak hanya mengkaji masalah Islam, tetapi juga isu-isu ekonomi, politik, sosial, dan kesehatan serta kaitannya dengan Islam. Imam mengatakan saat ini LKI-M memiliki 10 orang pengurus aktif dan lebih dari 50 orang anggota pasif. Sementara untuk keuangannya hingga saat ini berasal dari infak dan sedekah para anggota.
LKI-M didirikan karena unit kegiatan kerohanian dan forum dakwah Islam selingkungan fakultas UNP dipandang belum cukup meng-cover mahasiswa secara keseluruhan. "Mahasiswa sekarang banyak yang apatis dan hedonis, maka dari itu sama-sama kita carikan solusinya dalam Islam. Alquran-lah jawabannya," ungkap Imam.
Sebagai salah satu wujud dakwah, setiap dua kali dalam sebulan LKI-M menerbitkan sebuah buletin yang digarap berdasarkan sumber-sumber terpercaya. "Buletin ini kita cetak pada minggu pertama dan minggu ketiga setiap bulan dan biasanya kita bagikan di gedung MKU," terang Imam.
Selain itu, LKI-M yang usianya kini telah memasuki tahun ketiga, juga mengadakan berbagai kegiatan. Kegiatan-kegiatan yang diadakan seperti pelatihan kepemimpinan dan kajian-kajian seputar Islam dengan mendatangkan pemateri.
Lebih lanjut Imam mengatakan, LKI-M tengah berupaya untuk menjadi unit kegiatan internal UNP. "Selain diakui dosen-dosen, pembina kita (LKI-M) juga sudah dari UNP sendiri," tuturnya.
Tidak hanya di UNP, LKI-M yang saat ini berada di bawah naungan Lembaga Dakwah Islam Sumatra Barat ini juga didirikan oleh mahasiswa di Universitas Bung Hatta, Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol, Institut Teknologi Padang, dan Universitas Andalas. Nova
Komentar (0)