Sudah sejak 8 Agustus 2014 Universitas Negeri Padang (UNP) menyerahkan borang akreditasi kepada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) di Jakarta. Namun, hingga saat ini tim asesor dari BAN-PT masih belum datang. Hal itu menyebabkan hasil re-akreditasi UNP belum bisa diketahui karena hasil akhir akreditasi keluar setelah tim asesor melakukan validasi antara data yang terdapat dalam borang dengan kondisi objektif yang ada di lapangan.
Menurut Pembantu Rektor III UNP sekaligus Ketua Akreditasi UNP, Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd., belum datangnya tim asesor untuk melakukan visitasi akreditasi disebabkan anggaran dana BAN-PT tahun 2014 telah habis. Oleh sebab itu, proses visitasi harus ditunda hingga 2015. Guna membahas lebih lanjut mengenai persiapan UNP dalam menyambut kedatangan tim asesor, maka panitia akreditasi UNP mengadakan rapat koordinasi persiapan visitasi akreditasi UNP di Ruang Sidang Senat UNP, Jumat (27/2).
Dalam rapat tersebut, Dr. Yulkifli, S.Pd., M.Si. selaku ketua Tim Instrumen Akreditasi sekaligus Wakil Ketua I Akreditasi UNP menyampaikan, masih ada beberapa data yang harus dilengkapi oleh UNP sebelum tim asesor datang, yaitu data semester Juni-Desember 2014 dan Januari-Juni 2015. Hal ini disebabkan karena ditundanya kedatangan tim asesor, sehingga UNP harus melengkapi data yang belum dimasukkan. Selain melengkapi data tersebut, UNP juga telah menyiapkan bukti fisik untuk mendukung data yang tertulis dalam borang akreditasi.
Mengenai kejelasan kapan tim asesor BAN-PT akan datang ke UNP, Syahrial mengatakan, belum ada informasi pasti, tapi tim asesor sudah mulai jalan ke beberapa universitas lain. Selain itu, saat ini panitia akreditasi telah berusaha mempersiapkan hal-hal yang terkait peningkatan akreditasi. "Kita siap menyambut kedatangan tim asesor dan siap divisitasi," ujarnya, Jumat (27/2). Lebih lanjut Syahrial mengharapkan agar seluruh sivitas akademika UNP mendukung jalannya proses re-akreditasi ini. Fitri
Komentar (0)