Pusat Komunikasi (Puskom) Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan perubahan dalam sistem penyusunan Kartu Rencana Studi (KRS). Biasanya penyusunan jadwal kuliah dilakukan oleh masing-masing fakultas. Namun, mulai semester Januari-Juni 2015 penyusunan jadwal kuliah dilakukan secara terpusat oleh Puskom.
Perubahan ini pun menyebabkan berbagai permasalahan, di antaranya jadwal pengisian KRS yang tak sesuai dengan jam yang telah ditentukan, sulitnya untuk mengakses portal, jadwal kuliah yang bentrok, ruangan perkuliahan yang bentrok dan tidak layak digunakan, serta berbagai masalah lainnya.
Vonnita Harefa, Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia TM 2012, mengungkapkan bahwa mata kuliah Praktek Jurnalistik yang diadakan di lokal BI 9 pada hari Kamis bentrok dengan jadwal kuliah dari seksi lainnya. Vonnita mengatakan jadwal kuliahnya pukul 07.00-10.40 WIB. Namun, pada pukul 09.40 WIB mahasiswa dari seksi lain datang untuk kuliah di lokal yang sama. "Kami terpaksa menyudahi perkuliahan pukul 09.40 WIB, " tutur Vonnita, (Rabu/25).
Berbeda halnya dengan Hayyu Mardhatillah, mahasiswa Desain Komunikasi Visual TM 2012. Hayyu mengatakan, ruangan perkuliahan yang digunakannya kurang layak untuk proses perkuliahan. Hal ini dikarenakan tidak adanya proyektor, remot AC yang tidak tersedia, serta meja dan kursi yang tidak memadai. "Perkuliahan kurang kondusif," ujarnya, Rabu (25/2).
Menanggapi hal ini, selaku Kepala Puskom, Yonrafdi, S.E., M.Si. mengatakan bahwa penyusunan jadwal kuliah Semester Januari-Juni 2015 secara terpusat ini dilatarbelakangi oleh jadwal kuliah dosen yang mengajar sekaligus di berbagai tempat. Seperti di D3, D4, S1, S2, dan S3. Jadwal mengajar dosen yang bentrok disebabkan jadwal kuliah disusun oleh masing-masing program studi secara terpisah. "Jadi dosen yang mengampu mata kuliah lintas program studi ini mengajar beberapa mata kuliah di jam yang sama," terangnya, Senin (16/2).
Yon menambahkan, waktu penyusunan jadwal kuliah secara terpusat ini kurang lebih satu bulan, dimulai pada 22 Desember 2014 hingga 20 Januari 2015. Yon mengatakan waktu yang relatif singkat menyebabkan kurang matangnya sistem ini. Berbagai upaya telah dilakukan, di antaranya pada 24 Desember diadakan rapat teknis dengan operator Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAKBMN) dan Akademik fakultas untuk melakukan validasi data ruang kuliah secara online. Pada 5-6 Januari diadakan workshop dan validasi data penawaran mata kuliah dengan operator entri jadwal kuliah jurusan/program studi serta operator SIMAKBMN dan Akademik. Dengan simpulan generate sistem otomatis hanya mencapai 93 persen. Pada 19-20 Januari diadakan rapat finalisasi penawaran mata kuliah dengan ketua jurusan/program studi serta operator SIMAKBMN. Pada 4 Februari dilakukan rapat evaluasi dan workshop penyempurnaan entri jadwal kuliah. "Sebenarnya Puskom dalam bekerja tidak terpisah dengan pihak fakultas dalam penentuan jadwal kuliah," ujar Yon, Senin (16/2
Komentar (0)