Himpunan Mahasiswa Biologi (Himabi), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mengadakan Lomba Biologi yang bertema Human Synthesis for the green Indonesia Scientist 2045 di Gelanggang Olahraga (GOR) UNP, Kamis (19/2). Lomba ini diikuti oleh siswa setingkat SMP dan SMA se-Sumatra Barat, Jambi, dan Riau. Sebanyak 416 orang siswa tingkat SMP dan MTS serta 565 orang siswa SMA dan MA terdaftar sebagai peserta lomba.
Lomba Biologi merupakan salah satu dari beberapa rangkaian acara yang akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan, yaitu mulai 19-22 Februari 2015. Selain lomba, acara yang akan dilaksanakan adalah open laboratorium Biologi seperti labor Mikrobiologi, Botani, dan Zoologi, seminar nasional yang bertemakan Strategi dan pemanfaatan SDA menjadi Biofuel dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045, dan pameran karya mahasiswa dalam bidang media pembelajaran dan sains project.
Acara ini dihadiri oleh Dekan dan Pembantu Dekan III FMIPA, Sekretaris Jurusan Biologi, Ketua Prodi Biologi dan Pendidikan Biologi, Staf Dosen Jurusan Biologi, Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa, Ketua Badan Ekskutif Mahasiswa UNP, Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa FMIPA, Ketua Himabi, Ketua Himpunan Mahasiswa selingkungan FMIPA, dan Ketua Himpunan Mahasiwa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (STKIP).
Ketua Pelaksana, Danil Muursyid menjelaskan latar belakang dari tema ini adalah untuk mewujudkan harapan generasi bangsa yang saintis dan inovatif. Sedangkan tujuan dari acara ini adalah sebagai ajang kompetisi untuk melatih dan mengasah kemampuan bagi siswa setingkat SMP dan SMA dalam bidang ilmu saintis, terutama biologi.
Selaku Sekretaris Jurusan Biologi, Drs. Mades Fifendi M. dalam sambutannya mengatakan, acara ini merupakan kegiatan terbesar dari Jurusan Biologi pada tahun 2015. "Semoga acara ini tetap berlanjut untuk ke depannya," harapnya.
Acara yang merupakan agenda tahunan dalam program kerja Himabi ini dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA, Prof. Dr. Lufri M.Si.. "Berlomba-lombalah dalam kebaikan menuju akhirat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan," tuturnya. Windy
Komentar (0)