Tim basket putri UNP gagal menjadi juara Liga Mahasiswa (Lima) Basket Ball season 2014-2015 se-Sumatra, setelah kalah di final saat berhadapan dengan tim putri Teknokrat Lampung, Jumat (6/2).
Pertandingan yang dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Prayoga, Purus, Kota Padang, Sumatra Barat ini berlangsung cukup sengit. Pada awal pertandingan UNP sempat memimpin. Namun, di akhir pertandingan Teknokrat mampu mengejar ketertinggalan dan memenangkan pertandingan dengan 67 poin. Sedangkan UNP terpaut 4 angka di bawah Teknokrat dengan memperoleh 63 poin.
Sementara itu, untuk tim basket putra, Eka Prasetya keluar sebagai juara setelah mengandaskan perlawanan Darmajaya dengan skor 87-79.
Lima Basket Ball season 2014-2015 ini pertama kali diadakan di Sumatra. Pertandingan ini dimulai pada Senin-Jumat (2-6/2). Liga ini diikuti oleh tim putra dan putri. Untuk tim putra diikuti oleh Teknokrat dari Lampung, Andalas dari Padang, UNP, Universitas Bung Hatta (UBH) dari Padang, Universitas Islam Syarif Kasim dari Riau, Darmajaya dari Lampung, dan Eka Prasetya dari Medan. Sedangkan tim putri dari UBH, Teknokrat, UNP, dan Andalas.
Gagalnya tim basket putri UNP menjadi juara, memupuskan harapan UNP mewakili Sumatra pada liga mahasiswa tingkat nasional yang akan diadakan di Surabaya pada 7-15 Februari nanti.
CEO Lima, Ryan Gozali berharap agar ke depannya universitas yang ada di Sumatra lebih konsisten untuk menggarap tim basketnya. "Semangat tim Sumatra bagus, tetapi teknik permainannya masih kurang," ungkapnya, Jumat (6/2).
Salah seorang penonton, Raiysatul Hayy mengatakan bahwa pada awalnya ia tidak tertarik sama sekali dengan basket. Namun setelah menyaksikan pertandingan tersebut, akhirnya ia tertarik. Tapi Hayy menyayangkan penonton dari UNP tak seberapa. "Tim UNP kekurangan suporter," tutupnya. Kurnia, Ermi
Komentar (0)