Sastra sebagai alat eksplorasi budaya, sastra tidak membatasi seseorang dalam berkarya, sastra adalah wahana untuk mengungkapkan aspirasi. Melalui sastra, pengarang bebas mengemukakan pikiran. Hal ini disampaikan Darman Moenir dalam Seminar Nasional yang diselenggrakan BEM FBS UNP pengurusan 2010/2011 di Aula LPMP, Jumat (6/5).
Hadir juga sebagai pemateri dalam acara ini, Kepala Bagian Pemuda dan Olah Raga Sumatera Barat, Drs. Erten Munandar, M.Pd dan sastrawan nasional, Esha Tegar Putra. Erten menyampaikan dalam materinya nasionalisme, hilangnya rasa kekeluargaan dan gotong royong dan gaya hidup kebarat-baratan sebagai akibat pergeseran budaya. Akhlak, norma dan keyakinan merupakan kunci keberhasilan bangsa.
Acara yang bertema ‘Khasanah Budaya sebagai Aset Bangsa’ ini merupakan kegiatan Musyawarah Wilayah I Ikatan Lembaga Mahasiswa Budaya dan Sastra se-Indonesia. Acara ini diikuti oleh universitas se-Sumatera seperti Universitas Negerti Medan, Universitas Lancang Kuning, Universitas Negeri Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, STKIP PGRI Padang, dan STKIP PGRI Payakumbuh. Yesi
Komentar (0)