Maraknya aksi tolak kenaikan harga BBM yang dilakukan aktivis mahasiswa, khususnya Mahasiswa UNP, membuat Rektor UNP, Prof. Dr. Phil. Yanuar Kiram, angkat bicara. Menurutnya tidak ada larangan dari kampus untuk berdemo. Namun, dalam menyampaikan aspirasi jangan sampai bertindak anarkis. "Boleh saja demo, asalkan santun," ucapnya saat membuka Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang diselenggarakan UNP, Jumat (21/11).
Rektor juga menyampaikan bahwa pihak kampus telah melakukan rapat dalam rangka memonitor dan menjaga mahasiswa UNP yang melakukan demo. Pihak kampus juga telah berkoordinasi dengan pihak keamanan Kota Padang untuk memantau mahasiswa UNP yang ikut serta dalam unjuk rasa. "Tujuannya agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi sehingga yang jelek Mahasiswa UNP," jelasnya.
Sejak dinaikkannya harga BBM oleh pemerintah, gelombang unjuk rasa terus bermunculan di Kota Padang. Tidak hanya mahasiswa, berbagai kalangan, seperti supir angkot, juga menolak kenaikan ini. Bahkan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Sumbar 18 November lalu, sebagaimana dilansir Klikpositif.com, berakhir ricuh. Delapan mahasiswa mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS. M. Djamil Padang. Sastra
Komentar (0)