Salah satu peserta demo dari HMI, Adrizal menyatakan bahwa aksi ini perlu dilakukan karena kenaikan BBM akan menyengsarakan rakyat, terutama masyarakat Sumatra Barat yang mayoritasnya adalah petani. "Supaya mereka (pemerintah red.) mendengarkan aspirasi kami," jawab Adrizal Mahasiswa Unand ketika ditanya alasannya melakukan demo ini, Minggu (16/11).
Anggota HMI sekaligus juru bicara rombongan, Ikhwan Ramadan Siregar mengatakan bahwa aksi hari ini merupakan sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat tahu bahwa rencana kenaikan BBM tidak sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini yang masih di bawah garis kemiskinan. Menurutnya jika ingin meningkatkan sumber minyak, maka pemerintah harus menambah kilang minyak yang memang masih kurang saat ini.
Ikhwan menambahkan bahwa ke depannya aksi ini akan berlanjut ke kampus-kampus untuk mengajak mahasiswa menolak kenaikan BBM. "Semoga setelah demo ini BBM tidak naik lagi dan pemerintah membuat peraturan baku terkait subsidi BBM," harapnya, Minggu (16/11). Ermi*, Hera*
Komentar (0)