Keheningan Masjid Al-Azhar Universitas Negeri Padang (UNP) seketika gaduh oleh kepanikan jamaah yang kehilangan barang bawaan ketika salat, Kamis pagi (16/10). Berdasarkan penuturan Taufik Hidayat, pengurus masjid, kejadian ini bermula saat mobil Mahasiswa Pascasarjana UNP yang berasal dari Pekanbaru memasuki pelataran masjid untuk salat subuh. Setelah itu, seorang pengendara sepeda motor juga datang dan memarkirkan motornya di sebelah kiri masjid. Anehnya, pengendara ini tidak langsung salat, namun langsung menuju ke arah pintu toilet wanita. Di sana pengendara ini berdiri menghadap ke luar seperti sedang menunggu seseorang.
Menurut korban yang tidak ingin disebutkan namanya, saat itu kondisi masjid sedang sepi. Jamaah wanita sudah tidak ada lagi selain penumpang mobil tersebut, sedangkan pada saf laki-laki masih terlihat beberapa orang yang sedang mengaji dan tidur-tiduran. Korban merasa situasi masjid aman, kemudian meninggalkan tasnya di saf paling belakang sambil mengecas handphone (HP) sebelum salat karena kondisi masjid yang sepi. Saat itu semua penumpang mobil salat secara serentak sehingga tidak ada yang mengawasi barang-barang di belakang. Mereka baru menyadari kehilangan ini saat akan bersiap-siap meninggalkan masjid. Barang-barang yang hilang tersebut adalah 3 unit HP, 1 unit gadget, 2 buah cincin emas, 2 kartu ATM, dan uang sejumlah 1 juta rupiah. "Jika ditotalkan kurang lebih 17 juta rupiah," jelas korban, Kamis (16/10).
Mendengar pengaduan ini, pengurus masjid langsung melihat rekaman closed circuit television (CCTV) dan menemukan bahwa barang-barang tersebut dicuri oleh seorang laki-laki yang tadinya sempat berdiri di dekat toilet perempuan. Pencuri itu beraksi saat semua jamaah sedang salat. Pada CCTV ini wajah dan gerak-gerik pelaku sangat jelas terlihat. Selain itu juga terlihat bahwa pencuri meninggalkan motornya di halaman masjid usai melancarkan aksinya. Menyadari hal itu, pengurus langsung menghubungi Kepolisian Sektor Padang Utara dan Satpam UNP.
Beberapa jam setelah pencurian, pelaku kembali untuk mengambil motor yang ditinggalkan. Namun, polisi dan satpam sudah siaga menunggu dan langsung menangkap sang pencuri saat itu juga. "Kami langsung menangkapnya ketika pelaku mendekati motornya," ungkap Donny Andhika (16/10) salah seorang satpam yang juga terlibat dalam proses penangkapan.
Setelah dibekuk, pelaku pun langsung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Atas kejadian ini, garim masjid mengimbau kepada jamaah agar lebih berhati-hati dengan barang bawaannya. Barang-barang hendaknya dibawa kemanapun bila tidak ada yang menjaganya. "Bila perlu saat salat tas diletakkan di samping, walaupun di masjid tidak ada jamaah lain," tutup Taufik. Ayu*
Komentar (0)