Animo mahasiswa terhadap peringatan hari jadi Universitas Negeri Padang (UNP) tampaknya masih kurang. Penyebnya ditenggarai oleh penyebaran informasi yang kurang merata. Hal ini terlihat pada acara Dies Natalis UNP ke-60 yang dilaksanakan pada 1-13 September lalu. Tidak semua mahasiswa UNP yang tahu tentang keberlangsungan acara ini. Hanya beberapa kalangan saja yang terlibat. Padahal menurut Prof. Dr. Phill Yanuar Kiram dalam sambutannya pada pembukaan Dies Natalis, perayaan ini diadakan untuk meningkatkan apresiasi, silaturahmi, dan kreasi seni mahasiswa.
Syarif Hidayat, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris tahun masuk (TM) 2010, mengaku tidak tahu tentang perayaan hari ulang tahun UNP ini. "Saya tidak mendengar berlangsungnya acara Dies Natalis UNP," ungkapnya, Rabu (1/10).
Begitu pula dengan Lel Fitri Mahasiswa Biologi TM 2013. Menurutnya, penyebaran informasi tentang pelaksanaan Dies Natalis ini masih kurang. Lel mengaku tidak melihat pamflet atau sejenisnya mengenai informasi acara tersebut di fakultasnya. Namun, menurut Lel temannya sempat melihat surat undangan festival lagu dangdut yang merupakan rangkaian acara dari Dies Natalis. "Kalau saya tahu acara ini hanya melalui pamflet dan spanduk yang terpajang di Gelanggang Olahraga (GOR) UNP," ujarnya, Jumat (27/9).
Ketua Hubungan Masyarakat (Humas) UNP, Drs. Amril Amir, M.Pd., mengatakan bahwa penyebaran informasi yang dilakukan oleh Humas hanya dalam skala universitas. Sedangkan di tingkat fakultas pemberian informasi dilakukan oleh Pembantu Dekan III melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Krida. Sebab, waktu pelaksanaan acaranya tepat setelah kedua kegiatan tersebut usai. "Kebanyakan mahasiswa yang tahu informasi ini hanya panitia PKKMB dan Krida, serta mahasiswa baru saja," tambahnya, Jumat (3/10).
Lebih lanjut Amril mengharapkan agar persiapan acara Dies Natalis ini lebih baik lagi. Sehingga perayaan hari ulang tahun UNP berlangsung lebih meriah. "Kalau bisa waktu pelaksanaan Dies Natalis berdekatan dengan acara UNP lainnya, sehinngga persiapannya dilakukan secara bersamaan," tutupnya. Edo, Windy*
Komentar (0)