"Ada persepsi yang telah bergeser tentang hubungan RI-Malaysia," ungkap Dubes RI untuk Malaysia, Jenderal (Purn) Prof. Drs. Da段 Bachtiar SH, AO selaku pembicara dalam kuliah umum yang diangkatkan Lembaga Penelitian UNP, Jumat (11/3). Kedatangan Da段 ke UNP kali ini ingin meluruskan simpati, empati warga Indonesia yang ada di Malaysia dan warga Malaysia yang ada di Indonesia. Menurutnya lebih dari 60% persepsi rakyat Indonesia sekarang menganggap Malaysia adalah musuh.
Dihadapan ratusan peserta yang hadir di Aula Fakultas Ekonomi, Da段 menjelaskan pergeseran persepsi yang dirasakan masyarakat Indonesia terhadap Malaysia sebagai musuh adalah persepsi yang salah, karena hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia sejauh ini melebihi hubungan dua negara. Hubungan ini melebihi ikatan emosional, bahkan 60% dari penduduk Malaysia berasal dari Indonesia. Layaknya dua negara, banyak perbedaan yang terjadi. Salah satu perbedaan yang sangat menonjol pada sistem perekonomian. Malaysia jauh berada di atas Indonesia, namun Malaysia kekurangan sumber daya manusia. Maka dari itu banyak tenaga kerja Indonesia yang dikirim ke Malaysia. "Seharusnya dua negara ini harus saling menghargai," ungkapnya.
Tujuan diadakannya kuliah umum menurut Ketua Pelaksana, DR. Alwen Bentri, M.Pd adalah untuk memperbaiki persepsi masyarakat Indonesia terhadap Malaysia yang selama ini tidak begitu baik. Ia tambahnya, cukup senang dan puas dengan terselenggaranya kegiatan ini "Dalam persiapan kami hanya mempunyai waktu yang singkat," tuturnya. Nova
Komentar (0)