Dengan mengusung tema "Pemilu Badunsanak", pemilu presiden mahasiswa UNP periode 2014-2015 dilaksanakan serempak di seluruh fakultas UNP, Selasa (30/9). Salah satunya yaitu di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) yang dilaksanakan di depan lobi FBS. Panitia Pemungutan Suara (PPS) menyediakan empat bilik suara yang masing-masing telah berisi laptop. Berbekal NIM dan password mahasiswa sudah dapat memilih calon presiden dan wakil presiden pilihan mereka.
Selama proses pemilu, setiap fakultas diawasi oleh tiga orang Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan satu orang anggota Resimen Mahasiswa yang bertugas mengamankan jalannya pemilu. Sayangnya, ketika pemilih hendak menggunakan hak suaranya, kedua orang Panwaslu tersebut berdiri tepat di belakang mahasiswa yang sedang melakukan e-voting. "Dengan demikian ketahuan saja siapa yang kita pilih," ungkap Aulia Sari, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris 2012.
Terlepas dari itu, Reza Amelia seorang Panwaslu mengharapkan Pemilu Badunsanak kali ini berjalan dengan lancar dan semua mahasiswa menggunakan hak pilihnya dengan baik. "Semoga pemilihan presiden mahasiswa tahun ini melahirkan pemimpin baru yang dapat menjadikan UNP lebih baik lagi," harapnya. Ratmiati, Hera*
Komentar (0)