Dalam rangka penyerahan ijazah dan pelepasan wisudawan, Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar resepsi wisuda program Doktor (Dr.), Magister Pendidikan (M. Pd.), dan Magister Sains (M. Si.) periode ke-101 di Ruang Andromeda Grand Ballroom, Hotel Mercure, Sabtu (27/9). Acara ini dihadiri oleh direktur, asisten direktur I dan II, ketua program studi (prodi), dan staf pengajar serta jajaran karyawan tata usaha PPs. Perhelatan akbar ini juga turut dihadiri oleh orang tua/wali wisudawan, tamu undangan, serta Himpunan Mahasiswa PPs UNP.
Pada periode ini, PPs UNP meluluskan sebanyak 307 mahasiswa dengan rincian: Ilmu Pendidikan 15 orang, Administrasi Pendidikan 19 orang, Manajemen Sekolah 1 orang, Quality Assurance/School Leadership 1 orang, Pendidikan Bahasa Indonesia 31 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 17 orang, Antropologi Sosiologi 10 orang, Pendidikan Geografi 11 orang, Pendidikan Ekonomi 3 orang, Pendidikan Ekonomi/Geografi 2 orang, Pendidikan Sejarah 5 orang, Pendidikan Kewarganegaraan 7 orang, Pendidikan IPS 4 orang, Pendidikan Seni dan Budaya 10 orang, Teknologi Pendidikan 13 orang, Ilmu Lingkungan 3 orang, Pendidikan Dasar 13 orang, Pendidikan Biologi 27 orang, Pendidikan IPA 1 orang, Pendidikan Fisika 15 orang, Pendidikan Kimia 10 orang, Pendidikan Matematika 55 orang, dan Manajemen Pendidikan Olahraga 34 orang.
Dari 307 wisudawan, 16 orang dengan yudisium cum laude. Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi 3.94 diraih oleh Nuryanis Prodi Pendidikan Dasar dan IPK terendah 3.75 yang diraih oleh Nursyaidah Prodi Pendidikan Seni dan Budaya dan Yelsi Mayasuri Prodi Teknologi Pendidikan.
Dalam sambutannya, Direktur PPs Prof. Dr. Nurhizrah Gistituati, M. Ed. menyampaikan bahwa selama proses pendidikan mahasiswa telah dibekali berbagai ilmu sehingga mereka telah menjadi berlian yang berharga. "Sekarang apakah mereka sudah berlian atau masih bongkahan batu cadas," tuturnya. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa keberhasilan wisudawan merupakan keberhasilan PPs UNP, dan sebaliknya kegagalan wisudawan merupakan kegagalan PPs UNP. "Tetaplah bangga dan cintai almamatermu," tutupnya. Doni, Neki*
Komentar (0)