Setiap fasilitas yang disediakan kampus berguna untuk menunjang kegiatan akademik mahasiswa, termasuk fasilitas praktikum dalam perkuliahan. Namun tak jarang limbah atau material sisa praktikum dibiarkan menumpuk. Seperti yang terdapat pada lokasi praktikum Jurusan Teknik Sipil Fakultsa Tekni (FT), dimana material sisa praktikum dibiarkan menumpuk di jalan menuju Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) atau di belakang laboratorium bahan mekanika tanah Jurusan Teknik Sipil.
Menumpuknya material sisa praktikum ini menimbulkan pertanyaan bagi mahasiswa yang melewati jalan menuju FBS. Salah satunya Rita Yuliana Sari, mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil TM 2011. Rita menanyakan apakah material-material tersebut bisa disumbangkan atau digunakan untuk hal lain seperti menambal jalan berlubang.
Tidak jauh berbeda dengan Rita, Agus, mahasiswa Teknologi Pendidikan TM 2012 yang setiap hari melewati jalan ini juga mempertanyakan pengelolaan material praktikum tersebut. "Material praktikum ini terlihat tidak rapi dan tidak enak dipandang," katanya, Selasa (26/8).
Menanggapi hal ini, Drs. Iskandar G. Rani, M.Pd. selaku Ketua Prodi Teknik Sipil, menjelaskan bahwa material sisa praktikum yang tidak bisa digunakan kembali boleh dipergunakan oleh sivitas akademika atau masyarakat yang membutuhkan. "Material sisa praktikum yang dimaksud adalah berupa beton yang sudah digunakan untuk keperluan praktikum mahasiswa," tutur Iskandar yang juga mengampu Mata Kuliah Praktikum dengan menggunakan material tersebut, Jumat (15/8).
Sekretaris Jurusan Teknik Sipil, Totoh Andoyo ST. MT. menjelaskan bahwa material praktikum yang masih bisa digunakan memang seharusnya diletakkan di dalam bak penampungan. Sebagian material praktikum tersebut seharusnya diletakkan di dekat gedung perkuliahan Prodi Teknik Pertambangan. Namun, oleh Rekanan Proyek, material tersebut dibiarkan terletak di belakang Laboratorium Bahan Mekanika Tanah Jurusan Teknik Sipil, hingga akhirnya material tersebut menyebar ke jalanan. Totoh juga membenarkan bahwa material sisa praktikum boleh dibawa oleh pihak yang membutuhkan. Totoh mengatakan material sisa praktikum ini memang seharusnya dirapikan, namun pihak jurusan terkendala dana untuk pengelolaannya. Nova, Jimi*
Komentar (0)