Ruangan Teater Tertutup Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang dipenuhi oleh orang-orang berpakaian hitam putih lengkap dengan almamater bewarna kuning, Minggu (21/9). Mereka adalah para mahasiswa yang mendaftarkan diri sebagai anggota baru Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (PPIPM). Kehadiran para anggota baru tersebut adalah dalam rangka mengikuti acara Orientasi Masa Seleksi dan Pengenalan (ORIMASINAL).
Acara penerimaan anggota baru PPIPM yang bertemakan "Mewujudkan Presiden RI (Precious, Scientific and Different of Research Institution)" ini dibuka langsung oleh Fitri Amelia, S.Si, M.Si. selaku ketua ikatan alumni PPIPM. Dalam sambutannya Fitri mengatakan bahwa jangan pernah malu untuk mencoba. "Melakukan kesalahan adalah hal biasa, namun jangan melakukan kesalahan untuk kedua kalinya," jelasnya.
Dalam acara ini anggota baru akan mengikuti serangkaian acara, yaitu pemberian materi mengenai pengenalan organisasi PPIPM, pengenalan makalah, pembuatan Program Kreatif Mahasiswa (PKM), dan pengarahan dari tim penilai yang akan menjelaskan sistematika penilaian.
Menurut ketua pelaksana, Bayu Rahmadi Putra hingga acara ORIMASINAL ini diadakan, sebanyak 395 peserta telah terdaftar sebagai anggota baru PPIPM. Jumlah tersebut akan meningkat hingga mencapai 400 lebih peserta pada malam nanti. Selain itu, Bayu juga mengatakan bahwasanya ORIMASINAL ini merupakan tahapan awal yang harus dilalui oleh anggota baru PPIPM. Setelah itu, anggota baru akan melalui tahap masa bimbingan membuat makalah kemudian mempresentasikannya, studi kasus (observasi ke lapangan) secara berkelompok, dan mengarahkan peserta dalam pembuatan PKM. "Tahapan-tahapan ini akan berlangsung selama 4 bulan," ungkapnya.
Andika Putra selaku Ketua Umum PPIPM mengatakan bahwa untuk mendapatkan yang terbaik, harus mengorbakan yang baik juga. Lebih lanjut Andika menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang akan dikorbankan atau ditinggalkan saat menjadi anggota PPIPM, seperti tugas kuliah, kumpul bersama teman-teman dan yang lainnya. Ketika komitmen itu sudah ditancapkan maka orang tersebut harus menjadi pemenang. "Pemenang dikenal sebagai siapa yang mampu bertahan dari awal sampai akhir," ujarnya. Resti*, Neki*
Komentar (0)