Di tengah lebatnya hujan sore itu, para peserta pertandingan bulu tangkis tetap antusias mengikuti pertandingan antardosen beserta karyawan Universitas Negeri Padang (UNP) dalam rangka Dies Natalis UNP ke-60 di Gelanggang Olah Raga (GOR) EKS PPSP, Jumat (19/9). Meski pertandingan sempat ditunda beberapa menit karena adanya beberapa titik yang bocor, tetapi peserta tetap bersemangat beradu kemampuan mengolah si bola bulu. Pertandingan ini berlangsung selama dua hari Jumat-Sabtu (19-20/9).
Pertandingan bulu tangkis ini diikuti oleh 9 instansi selingkungan UNP. Di antaranya Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan KPTU UNP. Masing-masing instansi mengirim satu tim yang terdiri dari tiga pemain ganda, kecuali dari FIK yang mengirim tiga tim. Namun sangat disayangkan tidak semua fakultas ikut berpartisipasi dalam lomba ini, seperti FMIPA dan Fakultas Teknik (FT). "FMIPA sudah mendaftar namun tidak menghadiri acara, sedangkan dari FT tidak ada yang mendaftar," ujar Eval selaku Ketua Panitia, Jumat (19/9).
Sistem permainan pada pertandingan ini adalah sistem gugur dengan tiga kali tanding. Setelah babak tersebut, akan dilangsungkan babak semifinal dan final pada hari kedua. Persyaratan untuk perorangan pemain di sini cukup unik, yaitu total pasangan pemain harus berjumlah 80 tahun. "Jadi nanti pemain yang lebih muda bisa mengimbangkan pemain yang lebih tua," ucap seorang peserta, Dr. Argantos, M.Pd. yang juga merupakan atlet bulu tangkis.
Donie, M. Pd. selaku Koordinator Bulu Tangkis mengatakan bahwa pertandingan bulu tangkis dalam rangka Dies Natalis UNP ini sempat tertunda beberapa tahun. Karena animo dari dosen dan karyawan selingkungan UNP, maka acara ini pun berhasil digalakkan kembali pada tahun 2013 lalu. Selain meningkatkan kebugaran dari para pemain. "Acara ini juga bagus untuk mempererat silaturahmi antara dosen dan karyawan," ungkapnya, Jumat (19/9).
Salah seorang dosen FBS yang mengikuti pertandingan, Zul Amri, M.Ed. berharap pertandingan ini kedepannya bisa lebih meriah lagi. Selain itu ia juga mengharapkan adanya perbaikan gedung GOR yang merembes mengakibatkan pertandingan terganggu. "Karena hujan lebat jadi banyak bocor, " ujarnya. Tidak hanya itu ia juga mengatakan rutin melakukan latihan bulu tangkis di GOR EKS PPSP ini tiap Jumat pagi dan sore serta Sabtu dan Minggu pagi bersama beberapa dosen lainnya yang juga merupakan atlet-atlet bulu tangkis nasional. Sabrina*, Rahmi*
Komentar (0)