Dengan mengusung tema "Pengenalan Jurnalistik Bagi Mahasiswa", Genta Andalas mengadakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) ke X di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) lantai 1 Universitas Andalas (Unand), Sabtu-Minggu (6-7/9). Pelatihan ini secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa selingkungan kampus Unand dan beberapa undangan dari kampus-kampus lain. Dihadiri sebanyak 63 peserta.
Materi pada hari pertama, yaitu tentang dasar-dasar jurnalistik, kode etik jurnalistik dan teknik wawancara yang disampaikan oleh pemateri dari wartawan Harian Umum Rakyat Sumbar, Firdaus. Dan materi pada hari ke dua tentang foto jurnalistik yang akan diisi oleh Iggoy El Fitra. Dalam sebuah sajiannya, Firdaus mengatakan bahwa seorang jurnalis mempunyai dua ciri ,yaitu skeptis dan penggubah. "Skeptis berarti memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan penggubah artinya mampu mengolah serta menyaring informasi," paparnya.
Hilyatul Aulya, seorang panitia PJTD, mengatakan bahwa acara ini merupakan usulan dari Pembantu Rektor III Unand. "Acara ini sendiri didanai langsung oleh pihak kampus," tambahnya. Kemudian, Ayu selaku ketua pelaksana menjelaskan PJTD ini di laksanakan untuk menambah khasanah wawasan mahasiswa tentang ilmu jurnalistik. Pada pelatihan ini, peserta tidak hanya sekedar menerima materi, tetapi juga melakukan simulasi langsung terhadap materi yang sudah di terima.
Devi, seorang peserta PJTD, mengharapkan agar PJTD ini dapat menjadi gerbang awal bagi mahasiswa dalam memahami ilmu jurnalistik sekaligus menjadi bekal untuk mengabdi kepada masyarakat. Rahmi*, Rival*
Komentar (0)