Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Kuliah Umum bersama Taufiq Ismail di Teater Tertutup FBS, Selasa (26/8). Kuliah Umum ini mengusung tema "Pembelajaran Sastra dalam Pembinaan Karakter". Acara ini dihadiri oleh segenap pimpinan fakultas, jurusan, prodi, dan sejumlah dosen selingkungan FBS. Peserta kuliah umum ini adalah mahasiswa Program Magister dan Sarjana FBS UNP.
Acara dibuka dengan pembacaan Alquran. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan dari Dekan FBS, Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum. Beliau mengatakan bahwa betapa pentingnya pembinaan karakter diterapkan dalam dunia pendidikan. UNP sebagai suatu lembaga pendidikan yang akan mencetak tenaga pendidik, tentulah harus bertanggung jawab atas masa depan bangsa kedepannya. "Hendaknya acara ini dapat meningkatkan pendidikan di bidang bahasa dan sastra," harapnya, Selasa (26/8).
Acara dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Drs. Andria Catri Tamsin, M.Pd, ia membawakan sebuah puisi karya Taufiq Ismail yang berjudul "Malu Aku Jadi Orang Indonesia". Setelah membacakan puisi tersebut, Andria mengatakan bahwa ia mendapatkan banyak hal dari karya-karya besar Taufiq Ismail. "Tidak hanya penghargaan, namun saya juga mendapatkan sejumlah uang," ungkapnya.
Tibalah pada acara inti yaitu penyampaian materi dari Taufiq Ismail. Dalam pemaparannya, ia mengatakan bahwa pendidikan karakter penting untuk diterapkan dalam dunia pendidikan. Tidak hanya itu, pembinaan karakter ini dapat dilihat dari sejauh mana suatu bangsa mampu menerapkan minat baca terhadap karya sastra. Ia merisaukan cara bahasa dan sastra diajarkan saat ini dibandingkan dengan tahun 70 dan 80-an. "Sastra dulunya hebat sekali," jabarnya. Ia juga memberikan pemaparan tentang perbandingan minat baca anak-anak Indonesia dengan anak-anak bangsa lain. "Tanamkanlah kebiasaan membaca buku dan ajarkanlah tata bahasa itu dengan sebaik-baikya," himbaunya. Di akhir pemaparan materinya, Taufiq Ismail membacakan sebuah puisi karyanya yang berjudul "Kupu-kupu di Dalam buku".
Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari dekan FBS kepada Taufiq Ismail. Taufiq Ismail pun juga memberikan sumbangan berupa buku kumpulan puisinya dalam 3 bahasa (bahasa Indonesia, Arab dan Inggris) untuk perpustakaan FBS. Acara ditutup dengan musikalisasi puisi dari mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan foto bersama. Wici, Rahmi*
Komentar (0)