Sekitar 620 mahasiswa baru (maba) dari 7 fakultas di UNP mengikuti pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di halaman Gedung Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi (FE), Kamis (21/8). Acara dibuka langsung oleh Pembantu Rektor I Prof. Dr. Agus Rianto. Dalam pembukaannya Agus mengajak semua maba untuk saling menyatu dan menghindari pertengkaran.
Agus juga menyinggung soal sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Bidikmisi. Dia menjelaskan bahwa maba yang membayar UKT tidak akan dipungut biaya apapun selain SPP dan bebas menggunakan segala fasilitas yang ada di UNP. Kemudian Agus juga menghimbau maba untuk melapor jika ada mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi yang melakukan kecurangan.
Kegiatan PKKMB di FE dilaksanakan selama 2 hari, Kamis dan Jumat. Hari pertama merupakan pemberian materi oleh dosen. Sedangkan hari selanjutnya adalah sosialisasi organisasi mahasiswa se-UNP yang dikoordinir oleh BEM UNP dan dilanjutkan dengan acara penutupan setelah salat Jumat.
Salah seorang peserta Nadia Rayhan menilai informasi mengenai PKKMB ini belum baik. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya peserta yang melanggar peraturan, seperti ketetapan seragam. Menurut mahasiswa Teknik Pertambangan ini pelanggaran terjadi karena kurangnya informasi. "Saya mengetahui pengunguman aturan seragam ini hanya lewat akun twitter saja," ujarnya seusai pembukaan.
Namun Ketua Pelaksana Dafri Donaldi membantah hal tersebut. Memang ada informasi yang disebar melalui media sosial, namun mereka tetap menyebarkan pamflet di sekitar fakultas. Selanjutnya Dafri mengatakan bahwa pelaksanan PKKMB kali ini jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Menurutnya peraturan lebih ketat dari sebelumnya. Kemudian Dafri berharap PKKMB kali ini berjalan lancar. "Mudah-mudah lebih baik lagi dari yang sebelumnya," tutup mahasiswa Manajemen TM 2012 ini. Sastra, Rahmi*
Komentar (0)