Aku duduk di tepi malam
dengan pikiran yang tak pernah diam.
Masa depan berdiri jauh di sana
seperti jalan berkabut
yang bahkan cahaya pun ragu menembusnya.
Aku bertanya pada waktu,
"apakah langkahku akan sampai?"
Namun waktu hanya berjalan
tanpa menoleh,
tanpa memberi jawaban.
Kadang aku merasa kecil,
seperti huruf yang tersesat
di halaman yang belum selesai ditulis.
Orang-orang tampak begitu pasti,
melangkah tanpa ragu,
sementara aku masih berdiri
di persimpangan yang sunyi.
Hari-hari berlalu
dengan pertanyaan yang sama
apakah semua usaha ini
akan menemukan tempatnya,
atau hanya menjadi jejak
yang perlahan hilang di jalan.
Dan di antara malam yang panjang,
aku hanya mencoba percaya
bahwa langkah sekecil apa pun
tetaplah sebuah perjalanan.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!