"Kecurangan ini terjadi apabila saat tes di marketplace, pihak sekolah atau kepala sekolah juga mencari atau meminta calon guru. Jadi, hanya mereka saja yang berkomunikasi dan berkemungkinan sekolah memilih calon dari banyaknya kandidat. Faktor tersebutlah yang dapat memengaruhi kecurangan dalam marketplace guru." Ungkapnya.
Terakhir, Aulia menyampaikan saran untuk kebijakan marketplace guru yang akan pada tahun 2024 mendatang.
"Sedikit saran untuk kebijakan marketplace guru, saya harap dapat memperluas lagi syarat perekrutannya. Kami berharap pemerintah dapat memberikan kami peluang yang sebesar-besarnya untuk dapat menjadi seorang guru. Agar tidak ada lagi lulusan sarjana pendidikan yang menganggur karena kurangnya lowongan untuk menjadi seorang guru," harapnya.
Komentar (0)