Sosok

Ikhlas dalam Pengabdian

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Minggu, 2 Juni 2013 13:56 WIB • 👁 1.782 Pembaca

Sosok lemah lembut dan bertutur kata bijak menjadikannya pribadi yang disegani orang-orang disekitanya. "Bekerja dengan ikhlas sebaik mungkin" itulah yang menjadi kalimat kunci baginya dalam menjalani kehidupan. Menurutnya kalimat yang simple ini jika dijabarkan akan memberikan makna yang sangat dalam. Ia adalah Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) periode 2012-2016, Prof. Dr. Phil. Yanuar Kiram yang dilantik pada 20 Juli 2012 lalu.

Menjadi seorang pemim­pin merupakan hal yang tidak mudah sebab semua yang diker­jakan akan di­minta pertanggung­jawabannya di­ ­akhi­rat kelak. Bagi­nya bekerja de­ngan semaksimal mungkin akan men­dapatkan hasil yang mak­simal pula. Tak hanya itu, ia juga me­nyerahkan semua pekerjaan yang dilakukan kepada tuhan secara ikhlas. "Kita mencari keredoaan Allah," tuturnya ketika di temui di ruang­annya, Selasa (26/2).

Rektor yang me­­­­­­­­na­­mat­kan pen­didikan S3-nya di Jerman ini bertekat menjadikan UNP menjadi word class university. Untuk mewu­judkannya, banyak hal yang dilakukan demi mencapai cita-cita yang besar ini. Selain dari itu, Ia juga bertekat menjadikan UNP sebagai universitas yang dipercaya oleh masyarakat sebagai pelaksana pendidikan tinggi. Menjadikan lulusan terbaik juga merupakan prioritas utamanya. "Kita akan benahi dari dalam terlebih dahulu mulai dari fasilitas, dosen, karyawan dan mahasiswa sendiri," tegasnya.Untuk mewujudkan semua keinginan universitas, Ia sebagai rektor sangat menekankan kedisiplinan civitas akademika UNP. Salah satunya yang dilakukan adalah memantau dosen dan karyawan pada awal perkuliahan diawal semester. Begitu juga dengan mahasiswa yang tidak puas dengan pelayanan dosen dan karyawan, silahkan sampaikan. Hal ini menurutnya untuk menjadikan UNP lebih baik kedepannya. "Mahasiswa juga boleh datang langsung ke Rektorat," tegasnya.

Bercerita tentang kunci kesuk­sesannya sampai menjadi rektor, lelaki kelahiran Rengat, 1 Januari 1957 ini hanya menerap­kan prinsip yang telah lama ia yakini itu. Ia me­rupakan salah satu alumni UNP jurusan Olahraga dan Kese­hatan yang mene­rus­kan pendi­dikan S2 dan S3 ke Jerman. "Saya dibesarkan di UNP dan saya akan mengabdi untuk UNP,"­ tuturnya.

Rektor yang pernah menjadi mahasiswa teladan Institut Keguruan dan Ilmu Pen­didikan (IKIP) Padang pada tahun 1981 ini juga aktif diber­bagai orga­nisasi maha­siswa du­lu­nya. Salah satunya adalah Ketua Badan Legislatif Senat Ma­ha­siswa Fakultas Pendidikan Olah Ra­ga dan Kesehatan se-Indonesia pada tahun 1982-1983. Menurutnya or­ganisasi yang dija­laninya selama mengenyam pendidikan tinggi sangat ber­pengaruh pada pembentukan pola pikir dan tata cara berinteraksi dengan orang lain.

Dalam kesibukannya sebagai rektor UNP bapak dari tiga orang anak ini juga senantiasa menyempatkan diri membaca berbagai buku. Salah satunya adalah buku-buku agama yang berguna untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Selain itu bercengkrama dengan keluarga juga prioritas utama untuk mengisi waktu luangnya.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Faeza Rezi S
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.