Resensi

Filosofis Dalam Beragama

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Rabu, 17 Oktober 2012 17:11 WIB • 👁 1.895 Pembaca

Judul : Agama Punya Seribu Nyawa

Penulis : Komaruddin Hidayat

Penerbit : Noura Books

Tebal : xxv + 281 halaman

Terbitan : April 2012

Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Itulah yang dimaklumatkan dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat 1. Mengapa kita perlu beragama? Jawabannya bermacam-macam. Fakta mengatakan agama yang dianut saat ini kebanyakan berawal dari pengaruh lingkungan keluarga dan tradisi di dalam masyarakat sekitar. Setelah melalui proses belajar, pergaulan, dan bertambahnya usia maka sesorang akan memiliki penjelasan lebih rasional mengapa memeluk agama. Meskipun tidak semua keyakinan dan pengalaman beragama bisa dijelaskan secara logis-rasional.

Salah satu kegiatan yang menandakan seseorang beragama adalah doa. Doa merupakan sumber kekuatan bagi penganut beragama. Hal ini dikarenakan beban hidup yang dirasa berat telah dibagi dengan Tuhan Yang Maha Agung. Namun, banyak yang hanya berdoa di kala duka saja. Sedangkan jika saat senang lupa dengan Tuhan. Namun, ada pula yang secara tidak sadar malah berdoa, seperti ungkapan Oh my God, yang kadang diucapkan oleh seseorang yang mengaku ateis. Meskipun sederhana, tapi itu pertanda bahwa seseorang tak bisa lepas dari Tuhan dan agamanya.

Namun, sebagian beranggapan agama itu fluktuatif. Fenomena maraknya korupsi juga tak lepas dari pengaruh agama. Padahal, koruptor kebanyakan berasal dari orang berilmu dan bermoral. Tetapi, kadang perbuatan seseorang tidak selalu digerakkan dan dikendalikan oleh kedalaman dan keluasan ilmunya melainkan juga oleh karakter emosi dan spiritualitasnya.

Berkaitan dengan tindakan kriminal seperti korupsi yang marak di Indonesia ada suatu cerita yang bisa dijadikan sebagai bahan renungan bersama. Jumlah jamaah haji asal Indonesia dari tahun ke tahun kian meningkat. Namun, jumlah jamaah yang banyak tersebut tidak sebanding dengan petugas keamanan yang disediakan. Meskipun begitu, ketidaksebandingan jumlah jamaah dan petugas tidak serta merta memunculkan kekacauan. Hal ini disebabkan firman-Nya yang menyinggung soal Ibadah Haji, Siapa yang bertengkar dan berbuat dosa maka hajinya batal. Di sini, terlihat bahwa jamaah lebih takut kepada Allah daripada petugas. Andai ketakutan (ketaatan) ketika haji ini dibawakan ke kehidupan pribadi dan bermasyarakat di Indonesia, maka KKN dan kekacauan lainnya tidak akan terjadi.

Agama Punya Seribu Nyawa karya Komaruddin Hidayat menyuguhkan berbagai fenomena menarik seputar upaya mendiskreditkan, menganiaya dan bahkan ‘membunuh’ agama baik secara sengaja maupun tidak. Ada fenomena mengkambinghitamkan agama terhadap kekisruhan yang pernah terjadi. Tidak hanya itu, banyak pula yang terang-terangan membenci agama tertentu dan ingin membasminya. Tetapi, agama tetap tidak mati. Hingga hari ini, agama masih bertahan di hati para penganutnya.

Di dalam buku ini, Komaruddin Hidayat menawarkan cara baru dalam memahami agama. Ia mengajak kita mengajukan pertanyaan-pertanyaan simple dan menggelitik yang mungkin selama ini kita abaikan. Selain itu, ia juga mengajak kita untuk mengamati fenomena di sekeliling kita dan mengambil makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Alhasil, buku ini cocok dibaca bagi mereka yang sedang menyelami agama untuk menemukan jati diri.

Mahasiswa jurusan kimia TM 2009

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Meri Maryati
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.