Resensi

Cinta yang Terus Menunggu dalam Laut Bercerita

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Sabtu, 17 Oktober 2026 22:00 WIB • 👁 150 Pembaca
Cinta yang Terus Menunggu dalam Laut Bercerita
Ilustrasi: mediajabar.com

Judul Buku : Laut Bercerita

Penulis : Leila S. Chudori

Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)

Terbit : 2017

Tebal : 379 halaman

Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori mengisahkan Biru Laut, mahasiswa aktivis yang menjadi korban penghilangan paksa menjelang reformasi 1998. Bersama kawan-kawannya di Winatra dan Wirasena, Laut bergerak diam-diam melawan rezim yang represif, hingga ia ditangkap, disiksa, dan tak pernah kembali.

Kekuatan novel ini ada pada cara penulis menceritakan dua sisi. Paruh pertama dituturkan Laut dari tempat gelapnya, penuh persahabatan, diskusi, dan mimpi, sampai penculikan dan penyiksaan. Paruh kedua dituturkan adiknya, Asmara Jati, yang ditinggalkan dalam ketidakpastian. Dari sinilah cinta keluarga tampil paling kuat.

Orang tua Laut tetap menjalankan rutinitas makan bersama setiap hari Minggu dan menyiapkan tempat untuk anak yang belum pulang. Ibu Laut tidak pernah menyatakan cintanya dengan kata-kata besar. Cintanya hadir lewat kesetiaan menunggu, menolak menyerah meski kenyataan terasa kejam. Kakak-beradik dan keluarga korban lain akhirnya berkumpul menuntut jawaban, sehingga duka pribadi berubah menjadi perjuangan bersama.

Leila, penulis novel laut bercerita menuliskan tokoh dengan bahasa yang indah tetapi tidak berlebihan. Adegan penyiksaan dan kehilangan terasa menyayat tanpa jatuh menjadi sekadar sensasi. Satu kelemahannya, banyaknya tokoh dan alur maju-mundur yang dapat membingungkan pembaca di awal. Namun, ketekunan membaca dibayar dengan pengalaman emosional yang kuat.

Laut Bercerita mengingatkan bahwa sejarah bukan hanya angka dan tanggal, melainkan juga keluarga yang tetap menunggu. Novel ini layak dibaca, terutama oleh generasi muda yang perlu memahami harga sebuah kebebasan.

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Salsa Nabila
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

2 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.