Resensi

Madre, Ibunya Si Adonan Biang Bakery

Penulis Opini / Kolumnis
📅 Minggu, 2 Oktober 2011 01:14 WIB • 👁 5.815 Pembaca

Judul Buku : Madre
Penulis : Dewi Lestari/ Dee
Penerbit : PT. Bentang Pustaka
Cetakan : 1, Juni 2011
Tebal : XiV + 160 Halaman
Harga : Rp. 47.000,00-

Awal kisah ini bermula dari peristiwa pemakaman Tan Sin Gie, yang berasal dari etnis Tionghoa. Tan Sin Gie adalah pemilik toko roti Tan De Bakker yang bangkrut akibat kemajuan zaman yang serba canggih dan berteknologi, lantaran Tan De Bakker selalu mempertahankan adonan yang original. Tidak seperti toko roti lainnya yang mamakai ragi serba instan, toko roti ini masih saja mengandalkan adonan biang yang disebut Madre, yang diciptakan Laksmi, istri Tan Sin Gie. Laksmi berasal dari Etnis India. Madre ini bisa bertahan hidup jauh lebih lama dari penciptanya. Setelah Laksmi meninggal tidak ada yang bisa membuat roti seenak buatannya. Sudah banyak yang mencoba menyentuh Madre, namun hasilnya tidak ada yang sama dengan buatan Laksmi. Dan akhirnya Tansen Wuisan lah orang kedua setelah Laksmi, karena Madre telah memilih.

Madre merupakan kata asing yang jarang didengar oleh masyarakat kita. Madre berasal dari bahasa Spanyol yang berarti Ibu. Tidak mudah untuk mengerti apa dan bagaimana Madre, apalagi yang pertama kali mendengarnya. Begitu juga Tansen Wuisan, si tokoh utama yang diangkatkan penulis. Meskipun Tansen tercatat sebagai pewaris tunggal atas Madre, dia tidak mengerti tentang Madre sedikitpun, karena tak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa ia akan menjadi seorang pembuat Roti. Dari cara pikir dan gaya hidupnya pun tidak ada kesesuaian.

Tansen sendiri adalah seorang pria berkulit gelap, berambut gimbal dengan berpenampilan serba tak rapi. Semua kebiasaan yang ia lakukan sesuai dengan jiwanya sebagai seorang petualang yang hidup bebas tanpa adanya rutinitas. Tansen hidup sendiri dengan pekerjaan yang serabutan dan tidak pernah punya tempat tinggal yang menetap. Semua serba tak beraturan. Selama ini, Tansen hanya tahu bahwa ia adalah keturunan India dan Manado. Dengan seorang nenek yang bernama Laksmi, meninggal setelah melahirkan ibunya. Dan ibunya Kartika meninggal karena melahirkan dia. Tak ada yang lain. Namun semua silsilah dan sejarah keturunan Tansen berubah seketika setelah megenal Madre.

Inilah yang berusaha diungkapkan oleh Dewi Lestari/Dee, dalam bukunya yang berjudul Madre. Selain menceritakan kisah sejumlah tokoh yang melakukan perjuangan demi membangkitkan sebuah toko roti yang sudah lama mati, namun juga merupakan penggambaran dari keberbedaan dan keragaman suku, agama, budaya, kelas sosial, dan gaya hidup yang ada di Indonesia. Yang ringkasnya bisa dikatakan Madre merupakan Miniatur Indonesia yang ideal.

Selain kisah Madre, buku ini juga mempunyai 13 kisah fiktif yang disampaikan dalam bentuk prosa pendek. Madre merupakan kumpulan karya Dee lima tahun belakangan dari tahun 2006-2011. Yang untaian kisahnya begitu apik disuguhkan dalam berbagai tema; perjuangan demi kebangkitan sebuah toko roti, kemudian juga terdapat dialog antara ibu dan janinnya, cinta dan persahabatan, hingga tema yang mengisahkan Reinkarnasi dan kemerdekaan sejati. Buku ini referensi yang bagus bagi pembaca yang tertarik pada bidang tulis-menulis dan sastra, karena bahasa yang digunakan Dee mudah dipahami, deskriptif dan detail sehingga pembaca dapat menghayalkan peristiwa yang ingin disampaikannya.


Mahasiswa Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah UNP TM 2008

✔ Standar Integritas & Transparansi Opini SKK Ganto UNP

Setiap karya tulisan, kolom, dan opini yang diterbitkan merupakan pandangan orisinal penulis serta telah melalui proses kurasi dan penyuntingan redaksi sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Nova Sri Rahayu
Penulis • Kolumnis / Opini

Penulis Opini / Kolumnis

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 7 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.