Perang antara Israel dan Palestina terus berlanjut. Pada 11 Oktober 2023, Israel meluncurkan serangan militer dengan ledakan fosfor putih di pelabuhan Gaza dan dua lokasi pedesaan di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.
Dilansir dari Human Right Watch yang pada tanggal 11 Oktober sempat mewawancarai dua orang dari daerah Al-Mina di Kota Gaza melalui telepon, yang menggambarkan pengamatan mereka terhadap serangan dengan fosfor putih tersebut. Keduanya mendeskripsikan serangan di udara yang berlangsung dan melihat ledakan di langit diikuti dengan garis putih menuju bumi. Mereka menyampaikan serangan itu terjadi antara pukul 11.30 hingga 13.00. Keduanya menyatakan baunya menyesakkan. Lalu apa dampak yang ditimbulkan dari fosfor putih pada manusia dalam sudut pandang kimia?.
Fosfor adalah unsur kimia dengan simbol P dan nomor atom 15. Fosfor memiliki beberapa alotrop dengan sifat yang beragam. Dua alotrop yang paling umum adalah fosfor putih dan fosfor merah. Fosfor putih merupakan bahan kimia yang mudah terbakar dan dapat menyala dengan sendirinya di udara. Fosfor putih telah digunakan dalam peperangan sejak abad ke-17 dan masih digunakan sampai sekarang. Berbeda dengan fosfor merah yang relatif tidak berbahaya seperti fosfor putih. Fosfor merah dapat ditemukan pada permukaan kotak korek api yang mencolok. Fosfor merah juga dapat diperoleh dengan memanaskan fosfor putih
Penggunaan fosfor putih dalam perang pertama kali tercatat pada tahun 1669 ketika seorang apoteker Jerman bernama Hennig Brandt menggunakan fosfor putih untuk membuat racun. Fosfor putih pertama kali dibuat dengan memanaskan urin dan pasir kemudian mengkondensasikan uapnya melalui air. Unsur yang diperoleh mengeluarkan cahaya sehingga dinamakan phosphorus. Pada abad ke-18, fosfor putih mulai digunakan sebagai senjata api.
Fosfor putih ialah bahan yang beracun, berbentuk lilin padat transparan yang dengan cepat berubah menjadi kuning apabila terkena cahaya. Fosfor putih hadir sebagai molekul yang terdiri dengan empat atom (P4) dan berbau seperti bawang putih.
Fosfor putih sangat reaktif terhadap udara, oleh karena itu harus disimpan dalam air. Ketika fosfor putih terkena sinar matahari, atau ketika dipanaskan dalam uapnya sampai 250 derajat celsius, ia berubah menjadi fosfor merah yang tidak bereaksi di udara secara mudah seperti fosfor putih. Fosfor merah cukup stabil, dan tidak bersinar dalam gelap layaknya fosfor putih. Fosfor merah digunakan dalam membuat korek api yang aman, kembang api, dan lainnya.
Material fosfor putih dapat mengakibatkan luka serius jika bersentuhan dengan kulit. fosfor putih terbakar akibat adanya kontak dengan udara dan akan tetap terbakar hingga kandungan oksigennya habis. Artinya, fosfor dapat terbakar jika cuaca panas atau suhu udara sedang panas.
Orang yang menerima serangan bom yang mengandung fosfor putih akan menderita luka bakar. Serbuk ini digunakan untuk menghancurkan atau memperpendek jarak pandang lawan. Serbuk ini juga mudah menempel pada kulit. Salah satu ciri khas serbuk fosfor putih ialah serbuk ini tetap akan berfungsi sebelum menyentuh tanah. Fosfor terbakar karena adarya kontak dengan udara dan akan tetap terbakar hingga kandungan oksigennya habis.
Bubuk fosfor juga dapat terbakar di udara bebas jika suhu mencapai 30 derajat Celsius. Itu berarti, fosfor dapat terbakar jika cuaca panas. Lebih mengerikan, fosfor dapat terbakar saat menempel pada tubuh manusia bahkan dapat memasuki tubuh.
Fosfor yang digunakan dalam perang atau industri dapat menyebabkan kematian, karena apabila terbakar, walaupun hanya menyebabkan luka bakar seluas 12-15%. Efeknya menyebabkan terjadinya luka yang bisa meluas sampai seluruh fosfor diserap tubuh.
Luka yang dihasilkan akan membentuk jaringan nekrotik berwarna kekuningan, berbau seperti bawang putih dan bersinar dalam gelap. Selain dari luka bakar yang dihasilkan, fosfor juga merusak ginjal dan hati akibat toksisitasnya. Penyebab kerusakan ini diduga karena masuknya fosfor ke dalam aliran darah. Fosfor putih dapat menyebabkan luka bakar kimiawi yang menyakitkan. Tingginya kelarutan zat ini dalam lemak dapat menembus lapisan dermis kulit dan menyebabkan penyembuhan luka yang lama.
Dalam beberapa kasus, fosfor putih juga diketahui bisa membakar hingga tulang dan luka bakar yang ditimbulkan menimbulkan luka mengerikan. Jika masuk ke dalam tubuh, fosfor menempel pada jaringan otot dan terakumulasi pada hati dan ginjal, mengakibatkan gagalnya fungsi organ vital ini. Orang yang keracunan fosfor putih akan menderita sakit kepala intensif serta muntah-muntah.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!