Berita

Novel "Di Mana Ibu?" Dorong Semangat Literasi di Sumatera Barat

Novel "Di Mana Ibu?" Dorong Semangat Literasi di Sumatera Barat
Penulis novel "Di Mana Ibu?", Al Abil Hidayatullah (tengah), bersama pembicara Dina Ramadhanti (kiri) dan Yeyen Kiram (kanan) dalam acara peluncuran novel di Selaras Coffee and Space, Selasa (20/10). f/Taufiq

Ganto.co - Mahasiswa magister Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Barat, Al Abil Hidayatullah, meluncurkan novel berjudul Di Mana Ibu? di Selaras Coffee and Space, Selasa (20/10). Kegiatan tersebut menghadirkan Dina Ramadhanti dan Yeyen Kiram sebagai pembicara, serta Zura W. Zulkarnain sebagai moderator.

Dalam diskusi, Abil mengatakan novel tersebut berawal dari keinginannya menulis cerpen setelah menyelesaikan ujian komprehensif. Ia kemudian mengembangkan cerita itu menjadi sebuah novel.

"Awalnya saya hanya ingin menulis sebuah cerpen, tetapi setelah saya pikirkan lagi, saya ingin mengembangkan cerita ini lebih jauh hingga akhirnya menjadi novel Di Mana Ibu?," ujar Abil.

Ia menjelaskan, novel tersebut terinspirasi dari pengalaman hidup sejumlah sahabat yang dibagikan kepadanya. Cerita-cerita itu kemudian dirangkum dan dikembangkan menjadi satu kesatuan cerita.

"Novel ini terinspirasi dari cerita sahabat-sahabat saya yang menceritakan kisah hidup mereka, kemudian saya rangkum menjadi satu cerita," ujarnya.

Abil berharap karya-karyanya dapat menjadi bahan bacaan yang bermanfaat bagi generasi muda. Menurutnya, pembaca tidak hanya memperoleh hiburan dari novel, tetapi juga dapat mengambil pengetahuan dan pelajaran hidup.

"Harapan saya, tulisan-tulisan ini bisa menjadi bahan literasi yang bagus untuk anak-anak zaman sekarang. Karena mencari ilmu pengetahuan itu tidak hanya melalui teori, tetapi kita juga bisa mengambil ilmu dan hikmah dari sebuah novel," ungkapnya.

Sementara itu, Pendiri Komunitas Bunga Padi Official, Irawan Winata, mengapresiasi peluncuran buku kedua Abil. Ia berharap novel tersebut dapat mendorong perkembangan literasi di Sumatera Barat, terutama di tengah kekhawatiran terhadap menurunnya minat baca masyarakat.

"Saya mengapresiasi sebesar-besarnya kepada Abil karena telah berhasil meluncurkan buku keduanya. Semoga ini menjadi euforia literasi di Sumatera Barat," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Taufiqurrahman
Jurnalis • Liputan Berita

Redaktur Tulisan
Diedit & Diverifikasi oleh: Aulia Ranti Putri (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

4 + 8 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.