Berita

Setelah Vakum Tujuh Tahun, Mining Fair V 2026 Kembali Digelar dengan Inovatif

Setelah Vakum Tujuh Tahun, Mining Fair V 2026 Kembali Digelar dengan Inovatif
Foto bersama peserta dan tamu undangan Mining Fair V 2026 di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Rabu (07/10). f/Qodri. f/istimewa

Ganto.co- Mining Fair V Tahun 2026 resmi dibuka melalui Opening Ceremony dan Seminar Nasional yang digelar di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP). Kegiatan ini mengusung tema "Sinergi Pemerintah dan Industri dalam Mewujudkan Pertambangan yang Berkelanjutan, Inovatif dan Berdaya Saing Global". Selasa, (08/10).

Ketua Pelaksana Mining Fair V 2026, William Jesicel, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut kembali dilaksanakan setelah vakum sekitar tujuh tahun.

"Mining fair V 2026 bisa kembali diadakan setelah vakum sekitar tujuh tahun. Mining fair adalah agenda setiap dua tahun sekali tetapi terakhir diadakan di tahun 2019," tuturnya.

William berharap Mining Fair V tidak hanya menjadi kegiatan mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kolaborasi dan bertukar gagasan.

"Saya berharap dengan adanya mining fair v ini bukan hanya sebagai acara mahasiswa tetapi sebagai ruang untuk membentuk kolaborasi, koneksi, dan bertukar gagasan," harapnya.

Wakil Rektor IV UNP, Deski Beri menyebut pertambangan sebagai salah satu sektor strategis dalam pembangunan nasional.

"Pertambangan merupakan salah satu sektor strategis dalam pembangunan nasional. Indonesia memiliki sumber daya mineral dan batu bara yang sangat besar," ungkapnya.

Deski menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya pertambangan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

"Namun, tantangan kita kedepan bukan lagi bagaimana mengambil sumber daya tersebut, pertanyaan yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita mengelola secara bertanggung jawab, berkelanjutan, inovatif memberikan nilai tambah dan sekaligus juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara meluas," jelasnya.

Ia juga menyampaikan pentingnya sektor pertambangan yang kuat secara ekonomi sekaligus memperhatikan pekerja, lingkungan, dan masyarakat.

"Kita membutuhkan pertambangan tidak hanya kuat sebagai ekonomi, tetapi juga aman bagi pekerja, bertanggung jawab dalam lingkungan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mampu bersaing ditingkat global," ujarnya.

Setelah ucapan kata sambutan, kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Mahyan.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Noviar Qodri
Jurnalis • Liputan Berita

Pemimpin Umum
Diedit & Diverifikasi oleh: Arifa Adila (Pemimpin Redaksi Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.