Berita

UK WP2SOSPOL UNP Sambut Calon Anggota Angkatan ke-18, Siap Bentuk Aktivis Kritis

UK WP2SOSPOL UNP Sambut Calon Anggota Angkatan ke-18, Siap Bentuk Aktivis Kritis
Ketua Umum UK WP2SOSPOL UNP menyematkan pin sebagai bentuk simbolik kepada calon anggota di Super Lab MKU UNP, Minggu (20/9). f/Tia

Ganto.co - Unit Kegiatan Wadah Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik (UK WP2SOSPOL) Universitas Negeri Padang (UNP) membuka rangkaian kegiatan penyambutan calon anggota angkatan ke-18, Minggu (20/9). Kegiatan tersebut mengusung tema "Membentuk Aktivis UK WP2SOSPOL yang Berintegritas, Kritis, Visioner, dan Mampu Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Sosial."

Ketua Umum UK WP2SOSPOL, Abdul Hamid Gusri, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada calon anggota angkatan ke-18. Menurutnya, UK WP2SOSPOL tidak hanya menjadi sebuah organisasi, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berproses dan berjuang.

"WP2SOSPOL merupakan wadah untuk teman-teman berproses, wadah untuk teman-teman berjuang," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk bersuara dan bergerak ketika menghadapi isu maupun pergerakan. Menurutnya, mahasiswa juga perlu berkontribusi dalam memikirkan masa depan bangsa Indonesia.

Pembina UK WP2SOSPOL, Desri Nora, dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pembukaan acara. Ia mengajak calon anggota untuk menjadi mahasiswa yang berani bertanya, mengkritisi, dan melindungi kawan-kawan.

"Singa itu bertanya, singa itu mengkritisi, singa itu melindungi kawan-kawan," ujarnya.

Ia juga menyampaikan tiga hal yang disebut sebagai tiga S untuk singa WP2SOSPOL, yaitu tajam secara nalar, santun dalam tindakan, lapar akan ilmu, bukan haus pujian, serta berpikir secara berkelompok dan tidak memakan kawan.

Ketua Pelaksana, Afrialdi Cahya Pratam, menyampaikan kegiatan tersebut dihadiri 55 peserta dan 38 panitia. Ia mengatakan rangkaian kegiatan tersebut ditujukan untuk membentuk aktivis yang berintegritas, kritis, visioner, dan mampu mengaktualisasikan nilai-nilai sosial.

Ia menjelaskan bahwa sikap kritis dapat diwujudkan dengan tidak hanya menerima informasi yang diperoleh, tetapi juga berani mempertanyakan hal yang dianggap keliru dan menyampaikan pendapat.

"Jangan takut untuk berbuat salah, jangan takut untuk berbicara, jangan takut untuk berbeda pendapat, karena sesungguhnya di sini kita semua itu sama-sama belajar," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Tia Anggraini Tasty
Jurnalis • Liputan Berita

Pewarta Foto
Diedit & Diverifikasi oleh: Aulia Ranti Putri (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

6 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.