Ganto.co - Unit Kegiatan Bahasa Asing (UKBA) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Seminar Fancy di Auditorium UNP, Sabtu (12/9). Seminar bertajuk "Dari Mendengar, Menjadi Narasumber" ini menghadirkan Sadam Permana sebagai narasumber.
Perjalanan Sadam hingga berada di posisi tersebut bukanlah hal yang instan. Ia mengenang bagaimana rasa canggung dan keraguan sering kali menghalanginya untuk mengambil peran lebih besar di lingkungan kampus.
"Dulu saya hanya bisa mendengarkan orang lain bicara di depan dan selalu bertanya-tanya, kapan saya punya keberanian yang sama," ujarnya.
Ia juga tak segan membagikan cerita masa gilanya saat pertama kali mencoba keluar dari rasa takut tersebut.
​"Pertama kali mencoba angkat tangan di forum besar, tangan saya gemetaran dan suara saya bergetar parah. Tapi dari momen memalukan itu, saya paham kalau rasa takut cuma bisa dikalahkan dengan terus menerabasnya," tambahnya.
Keberanian itu mulai tumbuh saat ia memaksakan dirinya untuk keluar dari zona nyaman secara konsisten. Proses tersebut tidak hanya mengubah sudut pandangnya, tetapi juga membuka jalan bagi berbagai pencapaian yang kini ia bagikan.
"Jangan pernah melupakan proses belajar dari bawah. Ketika kita mau konsisten mendengarkan dan belajar, kesempatan untuk bersuara akan datang pada waktunya," tegasnya.
Sadam menekankan keberhasilan seseorang tidak ditentukan dari seberapa cepat ia memulai, melainkan seberapa konsisten ia berproses.
​"Banyak yang gagal bukan karena tidak berbakat, tapi karena berhenti tepat sebelum pintu kesempatan terbuka," sahutnya.
Sesi berbagi inspirasi tersebut ditutup dengan pesan yang membakar semangat para mahasiswa yang hadir.
"Tugas kita bukan membandingkan langkah kita dengan orang lain, tapi memastikan setiap hari ada keberanian baru yang kita latih," tutupnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!