Ganto.co - Seorang mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Negeri Padang (UNP), Fikri Fernando, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak tiga hari lalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu (5/9).
Dilansir dari akun Instagram @seputarapadang_, Fikri saat ini berada di Markas Kepolisian Resor (Polres) Solok. Pihak keluarga dari kampung halaman dilaporkan tengah dalam perjalanan menuju Polres Solok untuk menjemput dan membawa Fikri kembali ke rumah.
Hingga berita ini diterbitkan, kronologi penemuan maupun alasan Fikri menghilang belum dapat dipastikan. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dari yang bersangkutan.
Sebelumnya, pihak keluarga melaporkan Fikri hilang setelah tidak dapat dihubungi selama tiga hari. Namun, pihak kampus mengungkapkan bahwa mahasiswa angkatan 2020 tersebut sebenarnya sudah tiga semester tidak aktif mengikuti perkuliahan.
Sekretaris UNP, Erianjoni, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai hilangnya mahasiswa tersebut. Menurut informasi dari dekan fakultas, Fikri sudah tidak aktif kuliah sejak tiga semester terakhir, meskipun ia mengaku kepada orang tuanya bahwa dirinya masih menjalani aktivitas akademik seperti biasa.
"Info terakhir dari dekan, mahasiswa tersebut sudah tiga semester tidak aktif kuliah. Sementara dia mengaku tetap kuliah kepada orang tuanya," ujar Erianjoni kepada wartawan, Jumat (4/9).
Keluarga Fikri mengaku kehilangan kontak dengan mahasiswa tersebut sejak awal September 2026. Sebelum hilang, Fikri sempat memberi kabar bahwa ia akan mengikuti ujian skripsi pada 31 Agustus 2026. Namun, setelah tanggal tersebut, ia tidak dapat dihubungi lagi.
Erianjoni menjelaskan bahwa batas waktu drop out (DO) Fikri sebenarnya telah jatuh pada 21 Agustus 2026 karena ketidakhadirannya dalam perkuliahan.
"Dia sebenarnya batas DO-nya 21 Agustus 2026 karena tidak masuk-masuk kuliah. Dia mengaku ikut ujian skripsi untuk menyenangkan orang tuanya, setelah itu menghilang," jelasnya.
Sebelum ditemukan, pihak UNP telah berupaya menggali informasi lebih lanjut mengenai keberadaan Fikri. Kampus berkoordinasi dengan teman-teman terdekat, termasuk rekan satu kos, untuk mendeteksi jejak terakhir mahasiswa tersebut.
"Kami gali informasi ke teman-teman dekat, teman satu kos. Semoga bisa terdeteksi keberadaannya," kata Erianjoni.
Sementara itu, barang-barang pribadi Fikri dilaporkan masih berada di kamar kosnya yang menimbulkan pertanyaan mengenai alasan di balik hilangnya kontak dengan keluarga
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!