Berita

Kesbangpol Sumbar Dorong Pendidikan Politik Berkelanjutan untuk Tekan Politik Uang

Kesbangpol Sumbar Dorong Pendidikan Politik Berkelanjutan untuk Tekan Politik Uang
Narasumber Edo Andrefson saat menyampaikan materi dalam kegiatan "Strategi Pendidikan Pemilih" yang digelar Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat, Jumat (28/8). f/Raisya

Ganto.co - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Kegiatan Pendidikan Politik bagi Tokoh Masyarakat pada 27–28 Agustus 2026 di HW Hotel Padang. Mengusung tema "Strategi Pendidikan Pemilih", agenda ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait proses demokrasi serta menekan maraknya politik uang, Jumat (28/8).

Direktur LBH My Riset, Edo Andrefson, menyampaikan persoalan pemilu dari tahun ke tahun kerap menyisakan tantangan yang sama, terutama menyangkut perilaku pemilih.

"Pendidikan pemilih dari pemilu ke pemilu, sampai ke pemilu terakhir 2024 dan pilkada serentak, tentu kita ingin pendidikan pemilih ini secara berkelanjutan bisa menjadi perhatian kita," ujarnya.

Ia menilai saat ini masih banyak pemilih yang berpikiran pragmatis dan terpengaruh oleh materi atau iming-iming menjelang hari pencoblosan.

"Pemilih kita ini sampai hari ini kalau diinformasikan, satu yang terbaca adalah pragmatis. Orang menyiapkan dua tahun pendidikan, habis itu dalam waktu satu malam karena serangan ke TPS," tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan pendidikan pemilih yang masif bertujuan untuk meningkatkan partisipasi serta pemahaman masyarakat terhadap tata cara memilih yang benar.

"Bentuk pentingnya pendidikan pemilih ini, pertama kita membantu penyelenggara pemilu menyelenggarakan pemilu dengan baik. Yang kedua, meningkatkan partisipasi pemilihnya," jelasnya.

Di akhir pemaparannya, ia mengingatkan dinamika perilaku pemilih, baik yang rasional maupun emosional, harus disikapi dengan edukasi yang konsisten agar kualitas demokrasi terus meningkat.

"Tidak hanya kuantitasnya yang bertambah, tapi juga kualitas pemilih. Tiga isu utama kita adalah politik identitas, politik uang, dan hoaks," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Raisya Atsiila*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Ghina Asyifa Rahmadani (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.