Berita

Galanggang V Sendratasik 2026 Jadi Wadah Pelestarian Seni Tradisional Minangkabau

Galanggang V Sendratasik 2026 Jadi Wadah Pelestarian Seni Tradisional Minangkabau
Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (FBS UNP) menampilkan pertunjukan tradisional Minangkabau pada Galanggang V Sendratasik 2026 di pendopo FBS UNP, Selasa (23/6). f/Mutia

Ganto.co - Mahasiswa Program Studi (prodi) Pendidikan Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (FBS UNP) kembali menunjukkan perannya dalam melestarikan budaya daerah melalui pagelaran Galanggang V Sendratasik 2026 yang digelar di Pendopo FBS UNP pada Senin (22/6). Berbagai pertunjukan seni tradisional Minangkabau, mulai dari randai, tari tradisional, hingga musik tradisional, ditampilkan sebagai bentuk upaya menjaga eksistensi warisan budaya di tengah pesatnya perkembangan budaya modern.

Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dari berbagai Prodi di Deaprtemen Sendratasik FBS UNP yang telah mempersiapkan penampilan melalui serangkaian latihan sebelum pementasan berlangsung.

Dosen Pendidikan Sendratasik, Hendri Yusuf, mengatakan bahwa perkembangan teknologi dan arus informasi saat ini membuat masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai bentuk kesenian dari seluruh dunia. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya membuat generasi muda melupakan budaya daerahnya sendiri.

"Kita tidak bisa menghambat laju pertumbuhan kesenian-kesenian yang berkembang di dunia ini, karena kita tidak bisa membatasi perkembangan teknologi juga. Kita juga harus melek memanfaatkan perkembangan teknologi ini untuk memperkenalkan kesenian kita, memperkenalkan budaya kita, memperkenalkan local genius kita kepada dunia" ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional. Ia menilai bahwa generasi muda adalah pihak yang akan mewarisi dan melestarikan budaya daerah di masa depan.

"Siapa lagi yang akan mewarisi, yang akan melestarikan kesenian daerahnya? Tentu adalah generasi muda kita. Jika generasi muda tidak lagi mengenal dan mempraktikkan seni tradisional, maka budaya tersebut akan semakin tergerus oleh perkembangan zaman. Karena itu, mahasiswa perlu menjadi garda terdepan dalam pelestarian budaya" jelasnya.

Hendri Yusuf juga mengingatkan pentingnya memiliki kebanggaan terhadap budaya sendiri. Ia mengutip filosofi Minangkabau yang mengajarkan agar masyarakat lebih menghargai apa yang dimiliki daripada hanya mengagumi budaya orang lain.

"Lebih baik kita memakai punya kita sendiri daripada kita meminjam pakaian orang lain" ungkapnya.

Pandangan tersebut sejalan dengan respons positif yang diberikan penonton terhadap pertunjukan yang ditampilkan mahasiswa dalam Galanggang V Sendratasik 2026. Penampilan yang disuguhkan dalam Galanggang V mendapat apresiasi dari para penonton. Salah seorang penonton, Rahmatul Fitra Asra, menilai bahwa kegiatan Galanggang Sendratasik memiliki peran penting dalam mengenalkan budaya Minangkabau kepada generasi muda. Menurutnya, saat ini banyak anak muda yang lebih tertarik pada budaya populer dari luar negeri sehingga perlu ada upaya untuk mengenalkan kembali budaya daerah.

"Menurut saya, kegiatan Galanggang Sendratasik memiliki peran yang sangat penting dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Minangkabau kepada generasi muda. Saat ini banyak anak muda yang lebih tertarik pada budaya populer dari luar, sehingga diperlukan upaya untuk mengenalkan kembali budaya daerah seperti randai, silek gelombang, serta berbagai kesenian tradisional Minangkabau lainnya" ungkapnya.

Rahma menyebut bahwa seluruh pertunjukan meninggalkan kesan yang baik. Namun, ia mengaku sangat menyukai pertunjukan musik, tari, dan randai karena memiliki kedekatan dengan budaya Minangkabau.

"Saya sangat menikmati seluruh pertunjukan yang ditampilkan, terutama randai, tari tradisional, dan musik tradisional. Ketiga pertunjukan tersebut mencerminkan kekayaan budaya Minangkabau yang patut untuk terus dijaga dan dilestarikan" katanya.

Hendri Yusuf berharap kegiatan Galanggang Sendratasik terus menjadi wadah pelestarian budaya bagi generasi muda.

"Galanggang Sendratasik menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk mengenal, memahami, dan mencintai budaya Minangkabau. Melalui kegiatan ini, saya berharap generasi muda melestarikan serta mewariskan kesenian tradisional kepada generasi berikutnya agar tetap hidup dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman" harapnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Mutia Hasanah*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Arifa Adila (Pemimpin Redaksi Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

5 + 5 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.