Ganto.co- Massa aksi pada Seruan Aksi "Indonesia Sekarat" yang terdiri atas mahasiswa, organisasi mahasiswa, dan rakyat sipil Sumatera Barat (Sumbar) kecewa. Hal ini dikarenakan Kepala Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Muhidi tidak dapat membersamai aksi demonstrasi tersebut di gedung DPRD Sumbar Senin, (15/6)
Wakil Ketua I DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman. Evi menyebut ketidakhadiran Muhidi dikarenakan permasalahan kesehatannya.
"Pertama kami menyampaikan maaf karena Ketua DPRD Muhidi tidak berada di kantor dikarenakan sedang sakit," ujarnya.
Presma BEM Universitas Andalas (UNAND) Shabarin Syakur dan para demonstran menginginkan bukti yang konkret serta alasan yang bisa diterima.
"Kami ingin memastikan kalau memang ketua DPRD tidak hadir coba dipastikan dulu via telepon agar semua yang hadir di sini percaya dan memastikan beliau benar-benar sakit," jelasnya.
Setelah dihubungi melalui panggilan suara, Shabarin meminta Muhidi untuk mengaktifkan panggilan video, namun Muhidi menolak dengan dalih belum bersiap, lalu Shabarin memberi Muhidi waktu tiga menit untuk bersiap dan panggilan telepon pun ditutup.
"Iya sebentar ya, saya siapkan dulu," jawab Muhidi melalui panggilan telepon.
Namun setelah tiga menit berlalu, nomor telepon Muhidi tidak dapat dihubungi sehingga massa aksi ricuh dan suasana aksi semakin tidak kondusif.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!