Berita

Seminar TP Berikan Tips Efektif bagi Mahasiswa: Atur Waktu dan Raih Produktivitas

Seminar TP Berikan Tips Efektif bagi Mahasiswa: Atur Waktu dan Raih Produktivitas
Pemaparan materi mengenai pengelolaan waktu yang efektif dalam seminar Departemen TP di Aula FIP UNP, Jumat (12/6). f/Riza

/* Style Definitions */

table.MsoNormalTable

{mso-style-name:"Table Normal";

mso-tstyle-rowband-size:0;

mso-tstyle-colband-size:0;

mso-style-noshow:yes;

mso-style-priority:99;

mso-style-parent:"";

mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;

mso-para-margin-top:0cm;

mso-para-margin-right:0cm;

mso-para-margin-bottom:8.0pt;

mso-para-margin-left:0cm;

line-height:115%;

mso-pagination:widow-orphan;

font-size:12.0pt;

font-family:"Aptos",sans-serif;

mso-ascii-font-family:Aptos;

mso-ascii-theme-font:minor-latin;

mso-hansi-font-family:Aptos;

mso-hansi-theme-font:minor-latin;

mso-font-kerning:1.0pt;

mso-ligatures:standardcontextual;

mso-fareast-language:EN-US;}

Ganto.co - Departemen Teknologi Pendidikan (TP) menyelenggarakan seminar bertajuk "Manajemen Waktu untuk Mahasiswa Produktif" yang membahas pentingnya pengelolaan waktu dalam menunjang keberhasilan akademik dan aktivitas sehari-hari mahasiswa. Kegiatan tersebut menghadirkan Muhammad Ardi Fajar sebagai pemateri yang memberikan berbagai strategi pengaturan waktu agar mahasiswa dapat lebih produktif dan terhindar dari kebiasaan menunda pekerjaan.

Pemateri seminar, Muhammad Ardi Fajar, menjelaskan bahwa manajemen waktu merupakan kemampuan mengatur aktivitas dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin sehingga kegiatan belajar, berorganisasi, beristirahat, dan aktivitas lainnya dapat berjalan secara seimbang.

"Manajemen waktu bukan sekadar mengatur jadwal, tetapi juga bagaimana seseorang dapat menggunakan waktunya secara efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan," ujarnya.

Dalam pemaparannya, Ardi menjelaskan bahwa manajemen waktu yang baik dapat membantu mahasiswa memiliki kehidupan yang lebih teratur, mengurangi stres, meningkatkan prestasi akademik, serta memberikan waktu luang untuk beristirahat dan mengembangkan diri.

Ia juga memperkenalkan metode skala prioritas atau Eisenhower Matrix yang membagi aktivitas kedalam empat kategori, yaitu penting dan mendesak, penting tetapi tidak mendesak, tidak penting namun mendesak, serta tidak penting dan tidak mendesak. Menurutnya, metode tersebut dapat membantu mahasiswa menentukan pekerjaan yang harus segera diselesaikan dan aktivitas yang perlu dikurangi.

Selain itu, peserta diperkenalkan dengan beberapa teknik manajemen waktu, seperti Teknik Pomodoro, Time Blockin, dan The 2-Minute Rule. Teknik Pomodoro dilakukan dengan belajar fokus selama 25 menit yang diselingi istirahat lima menit. Sementara itu, Time Blocking dilakukan dengan mengalokasikan waktu khusus untuk menyelesaikan satu tugas tanpa gangguan dari aktivitas lain.

Diakhir sesi, ia membagikan beberapa tips praktis dalam mengatur waktu, seperti mengerjakan tugas yang paling sulit terlebih dahulu, belajar secara konsisten meskipun dalam waktu singkat, memanfaatkan alarm atau pengingat, serta memberikan penghargaan kepada diri sendiri setelah berhasil menyelesaikan target yang telah ditetapkan.

Seorang peserta seminar, Yunan, mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai cara mengelola waktu dalam kehidupan sehari-hari.

"Saya mendapat pemahaman tentang bagaimana cara memanajemen waktu dalam keseharian dan memanfaatkan waktu dengan lebih baik serta produktif," ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh peserta lainnya, Tia. Ia mengatakan bahwa teknik Time Blocking menjadi materi yang paling berkesan baginya karena dapat membantu mengurangi kebiasaan melakukan banyak aktivitas sekaligus.

"Teknik Time Blocking sangat efektif bagi saya. Selama ini saya sering terdistraksi media sosial saat belajar. Melalui pelatihan ini saya jadi bisa membatasi waktu untuk belajar dan aktivitas lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, Bayan menilai materi yang disampaikan menarik dan memberikan banyak wawasan baru mengenai pentingnya pengelolaan waktu.

"Materi yang disampaikan sangat menarik dan menambah wawasan. Saya jadi lebih memahami cara mengatur waktu untuk kegiatan dan target yang akan datang," katanya.

Melalui seminar ini, Departemen Teknologi Pendidikan berharap mahasiswa dapat menerapkan berbagai strategi manajemen waktu yang telah dipelajari sehingga mampu meningkatkan produktivitas, mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan, dan mencapai keseimbangan antara kegiatan akademik maupun non akademik.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Nuriza Handayani*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Nasywa Ashila Bustami (Koordinator Liputan)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 1 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.