Berita

Abi Rafdi: Public Speaking Bukan Bakat, Melainkan Keterampilan yang Dilatih

Abi Rafdi: Public Speaking Bukan Bakat, Melainkan Keterampilan yang Dilatih
Abi Rafdi menyampaikan materi tentang strategi meningkatkan kemampuan public speaking dalam Pelatihan Public Speaking bertajuk Berani Bicara, Siap Berkarya di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang, Minggu (8/6). f/Fara

Ganto.co - Mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan (TP), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Pelatihan Public Speaking bertajuk "Berani Bicara, Siap Berkarya" di Aula FIP UNP lantai 4, Minggu (8/6). Kegiatan ini menghadirkan Abi Rafdi sebagai pemateri yang aktif dalam pengembangan sumber daya manusia dan pelatihan public speaking. Acara dipandu oleh moderator Damai Boi Setia Lafau dan diikuti mahasiswa dari berbagai program studi.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Zenda Mora, menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum sekaligus mengembangkan soft skills mahasiswa agar lebih siap menghadapi berbagai kesempatan akademik maupun profesional.

"Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan juga meningkatkan soft skills bagi mahasiswa," ujarnya.

Dalam pemaparannya, Abi Rafdi menegaskan kemampuan public speaking bukanlah bakat yang dimiliki sejak lahir, melainkan keterampilan yang dapat diasah melalui latihan yang konsisten.

"Public speaking itu bukan bakat. Public speaking itu kita latih terus," ujarnya.

Ia menjelaskan terdapat beberapa aspek penting dalam public speaking, seperti persiapan yang matang, pembukaan yang menarik, penyampaian yang percaya diri, penggunaan intonasi yang tepat, bahasa tubuh yang baik, kontak mata dengan audiens, serta kemampuan membangun interaksi selama presentasi.

"Yang pertama itu tentunya adalah persiapan. Kita harus memiliki tujuan yang jelas, pembukaan yang kuat dan menarik, cara penyampaian yang percaya diri, intonasi, bahasa tubuh, kontak mata, serta interaksi yang melibatkan audiens," jelasnya.

Abi juga membagikan pengalaman pribadinya yang berulang kali mengalami kegagalan dalam berbagai ajang seleksi sebelum akhirnya mampu mengembangkan kemampuan berbicara melalui latihan mandiri dari berbagai platform digital.

"Saya belajar dari YouTube, TikTok, Instagram, Facebook, dan berbagai media lainnya. Semakin sering berlatih, kemampuan berbicara akan semakin berkembang," ungkapnya.

Menutup sesi materi, Abi mengajak peserta untuk tidak takut mencoba dan terus melatih kemampuan berbicara di depan umum. Menurutnya, keberanian untuk tampil merupakan langkah awal dalam membangun kepercayaan diri.

"Public speaking bukan tentang langsung hebat, tetapi tentang terus belajar dan terus mencoba," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Fara Dwi Elysia*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Ghina Asyifa Rahmadani (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 6 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.