Berita

Webinar Nasional UNJAYA Bahas Strategi Karier dan Personal Branding

Webinar Nasional UNJAYA Bahas Strategi Karier dan Personal Branding
Tangkapan layar webinar nasional bertajuk "Evolving Careers: Mengembangkan Soft Skills & Strategi Thingking Untuk Personal Branding Yang Kuat" yang diselenggerakan oleh HIMA Akuntansi UNJAYA secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (6/6). f/Uki

Ganto.co - Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJAYA) mengadakan webinar nasional bertajuk Evolving Careers: Mengembangkan Soft Skills & Strategi Thingking Untuk Personal Branding Yang Kuatmelalui Zoom Meeting pada Sabtu (6/6). Kegiatan ini membahas pengembangan karier, peningkatan soft skills dan strategi membangun personal branding bagi mahasiswa dan pencari kerja.

Pemateri, Dwi Andi Rohmatika, mengajak peserta webinar untuk memahami realitas dunia kerja yang semakin kompetitif. Menurutnya, banyak mahasiswa yang merasa khawatir terhadap peluang kerja setelah lulus kuliah.

"Sekarang ini banyak banget yang bilang susah untuk cari kerja. Teman-teman yang belum lulus mulai ketakutan, gimana nanti kalau cari kerja, kariernya bagaimana, dan segala macam," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa secara umum jumlah lapangan pekerjaan formal mengalami kecenderungan penurunan dibandingkan beberapa tahun lalu.

"Memang kalau secara statistika, data di BPS menyebutkan bahwa jumlah lapangan pekerjaan formal itu kurang lebih selama satu sampai dua dekade terakhir persentasenya menurun. Mungkin di beberapa tahun terakhir lebih stagnan, tapi sebelumnya menurun sekali," jelasnya.

Dwi juga menyoroti fenomena yang sering muncul di kalangan pencari kerja. Di satu sisi banyak orang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pekerjaan, tetapi setelah diterima bekerja justru merasa tidak nyaman dengan lingkungan kerjanya.

"Ada HR expert yang bilang begini, sekarang banyak yang mengeluh susah cari kerja. Tapi beberapa bulan kemudian, setelah diterima kerja, orang yang sama bilang tempat kerjanya toxic dan ingin resign. Ini berarti ada yang tidak klop antara nilai-nilai dirinya sendiri dengan nilai-nilai yang ada di perusahaan," tuturnya.

Dwi membahas pentingnya membangun pengalaman dan portofolio sejak masih menjadi mahasiswa. Menurutnya, pengalaman merupakan bukti nyata yang dapat meningkatkan daya saing seseorang di dunia kerja.

"Kita harus mulai membuat atau membangun experience dan bukti yang ada. Jadi bukan berarti setelah tahu skill terus hanya planning , tetapi harus mulai eksekusi," katanya.

Sebagai penutup, Dwi mendorong peserta untuk mulai membangun personal branding melalui media sosial dan platform profesional.

"Kalau profesional, sosial medianya di mana? LinkedIn. Teman-teman yang belum punya akun LinkedIn, tolong setelah ini bikin dulu ya. Pilih foto yang terbaik dan mulai isi profilnya pelan-pelan," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Rizki Akbar Illahi*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Aulia Ranti Putri (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

9 + 7 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.