Ganto.co – Mahasiswa Teknologi Pendidikan (TP) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Pelatihan Content Creator Berbasis Edukasi dengan tema "Mahasiswa Adaptif di Era Digital: Menciptakan Konten Positif, Kreatif, dan Edukatif di Media Sosial" di Ruang Kelas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP, Rabu (3/6). Kegiatan ini membahas pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menciptakan konten digital yang kreatif, edukatif, serta mampu memberikan dampak positif di media sosial, yang menghadirkan content creator sekaligus Brand Ambassador Multimedia Humas Polda Sumatera Barat, Zidane Ramadhan Andesfa.
Zidane sebagai narasumber menjelaskan bahwa menjadi content creator tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membuat video yang menarik, tetapi juga tentang bagaimana membangun citra diri dan menyampaikan pesan yang bermanfaat kepada masyarakat.
"Kalau sudah hebat membuat konten, yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengajarkan ilmu itu kepada orang lain. Di situlah peran seorang content creator yang sebenarnya," ujarnya.
Beliau juga mengungkapkan bahwa terdapat lima aspek penting yang perlu dikuasai dalam pembuatan konten, yaitu hook, color grading, teknik cut to cut, camera angle, dan lighting. Menurutnya, kelima unsur tersebut berperan besar dalam meningkatkan kualitas visual serta mempertahankan perhatian audiens.
"Hook menjadi bagian penting karena menentukan apakah penonton akan tetap menonton video atau langsung melewatinya," jelasnya.
Kemudian, Zidane menekankan pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial. Ia mengingatkan bahwa seorang content creator harus bertanggung jawab terhadap setiap konten yang dipublikasikan karena dapat memengaruhi citra pribadi maupun institusi yang diwakili.
"Kita harus berhati-hati dalam membuat konten karena kesalahan kecil di media sosial bisa berdampak bukan hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada institusi," katanya.
Dalam sesi praktik, peserta diperkenalkan pada teknik pengambilan gambar menggunakan perangkat sederhana seperti telepon pintar. Zidane menunjukkan berbagai sudut pengambilan gambar, pengaturan pencahayaan, hingga proses color grading yang dapat dilakukan melalui aplikasi pengeditan video.
Sebagai penutup, Ia mengatakan bahwa keterbatasan alat bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan konten yang berkualitas. Kreativitas dan ide menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan sebuah konten.
"Perbedaan manusia dengan kecerdasan buatan terletak pada ide. Ide adalah hal yang paling mahal dalam proses pembuatan konten," ungkapnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!