Berita

Alih Fungsi Lahan hingga Emisi, Webinar UM Sumbar Soroti Tantangan Industri Sawit

Alih Fungsi Lahan hingga Emisi, Webinar UM Sumbar Soroti Tantangan Industri Sawit
Tangkapan Layar zoom Meating Salah satu narasumber, Dr. Ir. Lis Noer Aini Webiner Series III Fakultas Pertanian UM Sumbar, Rabu (3/6).f/Taqia

Ganto.co – Di tengah besarnya kontribusi kelapa sawit terhadap perekonomian nasional, berbagai persoalan lingkungan dan sosial masih menjadi perdebatan. Menjawab isu tersebut, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar) menggelar Webinar Series III bertajuk "Sawit: Emas Hijau Indonesia — Berkah atau Bencana?" secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (3/6).

Salah satu narasumber, Dr. Ir. Lis Noer Aini, dosen Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menjelaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Selain menjadi sumber devisa negara, industri sawit juga berperan dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Namun, menurutnya, besarnya manfaat ekonomi yang dihasilkan harus diimbangi dengan pengelolaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Ia menilai berbagai isu lingkungan masih menjadi tantangan dalam pengembangan industri sawit di Indonesia.

"Kelapa sawit memang memberikan manfaat ekonomi yang besar, tetapi pengelolaannya harus memperhatikan aspek lingkungan agar keberadaannya tidak menimbulkan dampak negatif bagi generasi mendatang," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa alih fungsi lahan, berkurangnya keanekaragaman hayati, serta meningkatnya emisi karbon merupakan beberapa persoalan yang sering dikaitkan dengan perkembangan perkebunan sawit. Oleh karena itu, penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan perlu terus diperkuat agar keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat terjaga.

Selain itu, Lis Noer Aini menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam mewujudkan industri sawit yang berkelanjutan. Menurutnya, pemerintah, perusahaan, akademisi, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menciptakan tata kelola sawit yang lebih baik.

"Keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Semua pemangku kepentingan harus terlibat agar industri sawit dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan," jelasnya.

Webinar ini mengajak peserta memahami industri kelapa sawit secara lebih kritis dan objektif, sehingga publik dapat melihat bahwa selain berpotensi besar mendukung perekonomian nasional, sawit juga menyimpan tantangan yang perlu diselesaikan bersama demi pembangunan berkelanjutan.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Taqia Malvaza*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Zahroh Salsabila basir (Redaktur Tulisan Daring)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

8 + 9 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.