Ganto.co - Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha, ratusan warga Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil memadati halaman Masjid Taqwa Muhammadiyah Gunung Lagan untuk menunaikan salat Id, Rabu (27/5).
Ustaz Rafi'i Munir bertindak sebagai khatib pada pelaksanaan salat Iduladha. Dalam khutbahnya, ia menekankan pentingnya salat dalam kehidupan seorang muslim.
"Salat sebagai pembeda antara muslim dengan bukan muslim. Keislaman seseorang tidak hanya dilihat dari identitas formal, tetapi dari kesungguhan dalam menjalankan salat," ucapnya.
Dalam khutbahnya, ia juga mengingatkan jemaah agar tidak meremehkan salat meskipun waktu pelaksanaannya singkat.
"Salat itu sebentar, tapi kalau kita tinggalkan azabnya sepanjang masa. Salat itu jangan menunggu kapan sempat, tapi harus disempatkan," sambungnya.
Ustaz Rafi'i Munir juga menyoroti kebiasaan sebagian umat yang lebih memperhatikan urusan dunia dibanding ibadah.
"Bagaimana mungkin Allah akan memperhatikan kita sementara kita tidak memperhatikan perintah Allah Subhanahu wa ta'ala. Meninggalkan salat merupakan musibah besar di dunia dan akhirat, terlebih jika seseorang memiliki harta atau jabatan tetapi lalai dalam ibadah," tambahnya.
Selain itu, khatib juga menjelaskan tentang kedudukan ibadah haji dan makna haji mabrur.
"Dalam sabda Rasulullah, barang siapa yang berhaji tidak berkata kotor dan tidak berbuat maksiat, maka ia keluar dari dosa-dosanya seperti saat dilahirkan oleh ibunya. Haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga. Jika sebelum berhaji jarang salat berjemaah, maka setelah pulang haji rutinlah salat berjemaah," tutupnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!