Berita

Rumput Literasi Ajak Mahasiswa Bedah Novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck

Rumput Literasi Ajak Mahasiswa Bedah Novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck
pemaparan mengenai isi dan pesan novel "Tenggelamnya Kapal Van der Wijck" dalam diskusi buku di Lapangan Rektorat Universitas Negeri Padang, Minggu (24/5). f/Rima

Ganto.co - Komunitas Rumput Literasi menggelar diskusi novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Buya Hamka di Lapangan Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP), Minggu (24/5). Kegiatan tersebut diadakan sebagai upaya menghidupkan budaya literasi dan meningkatkan minat baca mahasiswa melalui ruang diskusi yang santai dan terbuka.

Diskusi dipandu oleh Novia Putri sebagai moderator dengan Dayu Refani sebagai pemantik diskusi. Kegiatan diawali dengan pembahasan isi novel yang mengangkat tema cinta, adat, dan perjuangan hidup, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama peserta.

Dalam pemaparannya, Dayu Refani menjelaskan bahwa novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck menggambarkan kritik terhadap penerapan adat Minangkabau yang dinilai tidak adil terhadap tokoh Zainuddin. Meskipun ayahnya berasal dari Sumatra Barat, Zainuddin tetap dipandang rendah karena dianggap tidak memiliki asal-usul yang jelas.

"Buya Hamka menunjukkan bagaimana adat Minangkabau saat itu memperlakukan Zainuddin secara tidak adil. Padahal ayahnya berasal dari Sumatra Barat, tetapi ia tetap dianggap tidak jelas asal-usulnya," jelasnya.

Selain membahas isi novel, Dayu juga menyampaikan pesan reflektif kepada peserta mengenai pentingnya mengendalikan emosi dalam mengambil keputusan.

"Jangan pernah berjanji ketika bahagia, dan jangan pernah memutuskan ketika bersedih," pesannya.

Sebagai penutup, Dayu berharap kegiatan literasi seperti ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pembaca, khususnya generasi muda.

"Kami berharap semakin banyak orang terinspirasi untuk membaca dan kegiatan ini dapat terus berlanjut ke depannya. Sengaja kami mengadakan diskusi di ruang terbuka supaya orang yang lewat merasa penasaran lalu tertarik untuk mampir dan ikut mendengarkan," tutupnya.

✔ Standar Jurnalisme & Transparansi SKK Ganto UNP

Berita ini diproduksi dan diverifikasi sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Media Siber dan Kode Etik Jurnalistik oleh Dewan Pers.

Rima Marlini*
Jurnalis • Liputan Berita

Reporter Junior
Diedit & Diverifikasi oleh: Aulia Ranti Putri (Editor Berita)
✔ Standar EEAT Redaksi

Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!

Tinggalkan Komentar Anda

Komentar Anda akan langsung tampil setelah verifikasi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.

5 + 2 = ?
Perhitungan matematika dasar untuk mencegah spam bot otomatis.