Ganto.co - Seminar HIPMI Talk yang berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (18/5) mengusung tema"Start Small, Grow Strong: Membangun Jiwa Wirausaha di Era Digital".
Kegiatan ini menghadirkan dosen sekaligus entrepreneur, Mimi Yupelmi sebagai pemateri diskusi. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan wawasan pengembangan diri, membangun relasi, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.
BPC (Badan Pengurus Cabang) HIPMI Padang, Wendoky Putra Basko, mengatakan bahwa keberanian menjadi modal utama bagi anak muda dalam menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.
"Menjadi entrepreneur bukan soal langsung sukses seperti investor-investor besar. Ada prosesnya, mulai dari gagal. Kalau kalian berani memulai, itu sudah berhasil 50 persen," ungkapnya.
Dalam sesi diskusi HIPMI Talk, Mimi Yupelmi mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan diri dan jangan takut untuk berani memulai.
"Orang yang berani memulai itu sudah sukses 50 persen, tapi orang yang takut memulai sudah kalah 100 persen," ujarnya.
Selain itu, Mimi juga menekankan pentingnya membangun jiwa wirausaha melalui keberanian mencoba, kreatif mencari solusi, tidak takut gagal, mampu melihat peluang, dan konsisten berkembang.
"Ada ide tapi tidak ada aksi itu nothing. Ketika ada permasalahan lalu dijadikan solusi dan ide usaha, itu menjadi sesuatu yang luar biasa," jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya personal branding (membangun citra diri) bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia profesional.
"Personal branding dapat dibangun dari cara berbicara, sikap, penggunaan media sosial, integritas, dan profesionalisme", ujarnya.
Terakhir, ia turut mengajak mahasiswa aktif membangun relasi dan mengikuti organisasi untuk memperluas pengalaman dan koneksi.
"Kekuatan relasi dan organisasi sangat penting. Turunkan gengsi untuk hidup lebih bergengsi," tutupnya
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!