Ganto.co - Hari pertama pelaksanaan donor darah oleh Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Negeri Padang (UNP) di Auditorium UNP, Senin (11/5), menuai keluhan dari sejumlah mahasiswa terkait pelayanan dan sistem antrean yang dinilai kurang optimal.
Salah seorang pendonor inisial NP mengaku telah menunggu cukup lama, namun data formulir dan kartu donor miliknya sempat hilang saat proses antrean berlangsung.
"Tadi data formulir dan kartu donor saya hilang. Saya sudah mengantre sekitar dua jam menunggu nama dipanggil, ternyata data saya tidak ada. Setelah konfirmasi ke panitia, respons yang diberikan juga kurang menyenangkan," ujarnya.
Ia juga menilai pelayanan panitia selama kegiatan berlangsung kurang ramah sehingga membuat pendonor merasa tidak nyaman.
"Ketika ditanya, ada panitia yang terlihat tidak senang saat menjawab, sehingga saya merasa kurang nyaman dengan pelayanannya," katanya.
Selain itu, ia mengungkapkan adanya dugaan pendahuluan antrean terhadap orang-orang tertentu.
"Menurut saya, ada peserta yang baru datang tetapi didahulukan dibanding pendonor lain yang sudah lama mengantre," tuturnya.
Seorang mahasiswa UNP lainnya inisial HR berharap panitia dapat meningkatkan kualitas pelayanan dalam kegiatan donor darah berikutnya.
"Semoga panitia ke depan bisa lebih ramah saat melayani pendonor agar peserta merasa nyaman dan aman," harapnya.
Komentar & Tanggapan Pembaca (0)
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama menyampaikan opini atau apresiasi Anda!