Ganto.co - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang didukung oleh The Asia Foundation menyelenggarakan Pertemuan Paralegal se-Sumatera Barat dengan tema "Pelibatan Masyarakat dalam Penegakan Hukum di Sektor Kehutanan" secara daring melalui platform Zoom Meeting, Sabtu (29/10).
Kegiatan ini dilaksanakan guna menumbuhkan perspektif pentingnya pelestarian, keseimbangan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Menurut Rahmi Meri Yenti, selaku Direktur Women's Crisis Centre (WCC) Nurani Perempuan, kerusakan hutan turut berdampak bagi kehidupan perempuan.
"Hutan adalah sumber kehidupan bagi perempuan. Ketika hutan sudah rusak, perempuan akan kehilangan bahan pangan mereka. Yang biasanya dihasilkan setiap hari sekarang sudah tidak lagi," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan penyebab kerusakan hutan adalah pertama oleh pembakaran hutan untuk membuka lahan perkebunan, pertanian, dan untuk lahan industri. Kedua, pembalakan liar sehingga merusak hutan. Ketiga, industri ekstraktif, yaitu industri yang menggunakan bahan baku yang diperoleh langsung dari alam.
"Industri ekstraktif contohnya adalah tambang emas. Kegiatan itu dilakukan di beberapa wilayah kabupaten di Sumatera Barat seperti Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, dan Pasaman Barat karena memiliki wilayah hutan yang cukup luas," jelasnya.
Meri juga memaparkan pelibatan masyarakat khususnya perempuan dalam sektor kehutanan. Perempuan itu sangat dekat dengan alam sehingga keterlibatan perempuan penting sekali dalam menjaga dan melestarikan hutan.
"Peran perempuan untuk menjaga hutan dan alam adalah dengan memperhatikan hal-hal terkecil seperti mengelola dan memilah sampah plastik yang ada di dapur sehingga lingkungan juga akan terjaga," paparnya.
Meri menutup materinya dengan menyampaikan harapannya bahwa kita sebagai perempuan harus lebih aktif dengan cara memulai dari diri kita sendiri.
"Orang yang harus berperan dalam persoalan hutan dan lingkungan tidak hanya laki-laki. Tetapi, perempuan harus turun tangan karena kitalah yang selalu dekat dengan alam dan lingkungan," tutupnya.
Komentar (0)