Ganto.co - Departemen kerohanian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Kajian Rutin dengan tema "Menghalau Kegalauan dan Menjemput Fitrah" yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting, Minggu (23/10).
Kajian ini dihadiri Imam Wahyudi Afrizon yang juga mantan Presiden Mahasiswa (Presma) UNP 2021. Dalam materinya, Imam mengatakan kegaulaan dalam hidup seseorang muncul ketika obsesi pada diri sendiri meningkat.
"Kan kegalauan berkaitan dengan obsesi, nah obesesi itu sendiri adalah keinginan yang terlalu berlebihan akan sesuatu yang muncul pada diri kita,"jelasnya.
Ia juga mengajak peserta agar tidak terobesesi dan berekspekstasi terlalu tinggi akan suatu hal. Hal ini berkaitan agar tidak munculnya kegalauan dalam diri seseorang, ketika keinginan tersebut tidak ia peroleh yang menyebabkan stucknya pemikiran orang tersebut.
"Kita takutkan kita akan terjebak dalam permasalahan tersebut, jadi hindarilah hal ini," harapnya.
"Tapi banyak juga dari kita akhirnya mendewakan obsesi tersebut dengan tidak bergerak kemana-mana," sambungnya.
Imam juga mengungkapkan kegaulana terbesar terjadi pada seseorang ketika ia sudah memasuki fase remaja, hal ini menurutnya terjadi karena ketika fase remaja keinginan itu sulit untuk diwujudkan. Dan menyebatkan pahitnya kenyataan untuk diperoleh.
Sedangkan untuk fase dewasa, menurutnya orang dewasa cenderung jarang untuk galau karena menurutnya orang dewasa sudah melalui fase-fase itu.
"Ia sudah melalui fase itu, makanya dia sudah terbiasa menghadapi kegaulan itu," tuturnya.
Selain itu, ia mengajak peserta kegiatan agar memanfaatkan waktu luangnya semaksimal mungkin, agar tidak terlena dengan sesuatu hal.
"Waktu itu hanya ada dua, yaitu waktu bermanfaat dan waktu bermaksiat, jika pada waktu itu kita merasakan waktu kita tidak bermanfaat maka itu termasuk kedalam waktu bermaksiat," jelasnya.
"Oleh sebab itu sebagai mahasiswa , kita harus manfaatkan waktu semaksimal mungkin agar tidak merasakan penyesalan di masa yang akan datang," sambungnya.
Diakhir materinya, Imam juga memuji inisitif dari Departemen Kerohanian BEM FE UNP yang mengadakan acara ini, menurutnya kegiatan serupa belum pernah diadakan oleh BEM tingkat fakultas yang ada di UNP.
Komentar (0)