Ganto.co - Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan kajian rutin Subuh Mubarakah dengan tema "Implementasi Nilai Pendidikan Pasca Ibadah Kurban dan Haji 1443 H" secara daring melalui platform Zoom Meeting, Jumat (22/7).
Acara dibuka dengan pembacaan ayat Suci Al-Qur'an dan dilanjutkan dengan ceramah yang disampaikan oleh Drs. Syafri Ahmad, M.Pd, M.Si sekaligus sebagai dosen di UNP.
Syafri memaparkan pelajaran yang dapat diambil dari ibadah kurban, di antaranya menghindari sifat egois dan serakah, menghindari sifat menghalalkan segala cara dan menghindari sifat tidak bermalu.
Ia juga menambahkan pelajaran yang dapat diambil dari ibadah haji yaitu mengajarkan kita untuk kerja keras.
Lebih lanjut ia menjelaskan arti dari ibadah haji. Ketika memakai kain ihram itu memiliki arti bahwa setiap manusia baik kaya ataupun miskin akan dibungkus dengan kain kafan dan hanya amal Saleh yang akan menjadi teman setia.
Selain itu ibadah wukuf di Padang Arafah memiliki arti mengingatkan manusia pada kondisi di Padang Mahsyar, Melempar jumrah memiliki arti agar manusia terhindar dari iblis yang terkutuk, Tawaf memiliki arti agar manusia selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Terakhir, Sa'i yaitu untuk mengingatkan kepada manusia agar selalu berusaha maksimal.
Kemudian beliau menjelaskan indikator agar haji menjadi mabrur di antaranya selalu menebarkan kedamaian kepada orang-orang sekitar, berbicara dengan santun, mempunyai kepedulian sosial dan menghindari perbuatan maksiat.
Rektor UNP Prof. Ganfri, Ph.D. memberikan apresiasi kepada Fakultas Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Padang (UNP) dengan dilaksanakannya kajian rutin Subuh Mubarakah ini.
Ganefri berharap kajian ini terus berlanjut dan banyak memberi manfaat.
"Alhamdulillah hari ini Fakultas Ilmu Pendidikan menjadi host dalam kajian rutin dengan lebih dari 800 mendekati 900 peserta, terima kasih kami sampaikan kepada pak dekan, wd III dan seluruh jajaran yang melalukan kegiatan ini dengan sangat baik bisa menghadirkan banyak partisipan" ujarnya.
Ganefri juga mengharapkan kehadiran kembali mahasiswa Universitas Negeri Padang setelah mengabiskan masa liburan dan mengabdikan diri kepada UNP.
Dalam kajian ini FIP juga turut menghadirkan 2 orang mahasiswi departemen Pendidikan Luar Biasa (PLB) untuk menyertakan bahasa isyarat dalam kegiatan ini, diantaranya yaitu Eka Pudji Astuti angkatan 2020 dan At-thahiratul Anniesa angkatan 2019 yang sudah tersertifikasi.
Komentar (0)